Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Banjarbaru
  4. »
  5. Ajukan Penambahan Koridor Bus, Aditya Datangi Kemenhub RI

Ajukan Penambahan Koridor Bus, Aditya Datangi Kemenhub RI

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

headline9.com, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru HM. Aditya Mufti Ariffin, terus berupaya mengoptimalkan layanan moda transportasi seiring dengan meningkatnya pertumbuhan jumlah penduduk di Ibukota Kalimantan Selatan.

Bentuk keseriusan dibuktikan Aditya dengan mengajukan penambahan koridor baru angkutan bus melalui skema Buy The Service (BTS) ke Kementrian Perhubungan RI.

Didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarbaru Taufik Rachman dan Plt Kepala Dinas Perhubungan Abdul Basid, Aditya menemui secara langsung Direktur Angkutan Jalan Kementrian Perhubungan, Suharto, di Gedung Karya Kementrian Perhubungan RI, Jakarta, Selasa (12/09/2023).

“Alhamdulillah, kita disambut bapak Suharto selaku Direktrur Angkutan Jalan Kementrian Perhubungan. Dalam agenda ini ada beberapa hal yang kita koordinasikan. Salah satunya adalah penambahan rute atau koridor angkutan bus di Kota Banjarbaru melalui skema BTS,” ucap Aditya.

BACA JUGA :  Bantu Pemkab Lindungi Asetnya denga Kerja Sama dengan BPN

Skema BTS sendiri merupakan mekanisme dimana pemerintah melalui Kementerian Perhubungan membeli angkutan massal ke operator dengan menyubsidi biaya operasional kendaraan lewat mekanisme lelang. Program yang diluncurkan sejak 2020 silam ini diyakini memudahkan masyarakat lantaran tarif angkutan bus menjadi sangat hemat karena telah disubsidi pemerintah.

Menurut Aditya, penambahan koridor angkutan bus melalui skema BTS di Kota Banjarbaru menjadi hal yang penting dengan harapan dapat menjangkau seluruh keperluan masyarakat. Tak hanya itu, ia juga menyatakan rancangan ini juga bertujuan guna menarik semakin banyak minat masyarakat untuk berpindah dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

BACA JUGA :  RSJ Sambang Lihum Raih Dua Penghargaan.

“Kita ajukan melalui skema BTS karena ada subsidi dari pemerintah. Sehingga masyarakat kita bisa menghemat biaya transportasi. Perlunya ada penambahan koridor atau rute baru ini agar mengurai kemacetan, dengan harapan masyarakat semakin berminat menggunakan layanan angkutan umum,” tuturnya.

Selain pengajuan rute baru angkutan bus melalui BTS, pada kesempatan yang sama Wali Kota Banjarbaru juga turut mengajukan permohonan ATCS (Area Traffic Control System) yang merupakan suatu pengendalian sistem lalu lintas serta dilakukannya penyerahan berkas hibah bus sekolah.

“Semoga usulan-usulan yang kita sampaikan hari ini kepada bapak Suharto dapat disetujui dan direalisasikan ke depannya sehingga bermanfaat bagi masyarakat Banjarbaru,” tuntas Wali Kota Banjarbaru.

Baca Juga