BATULICIN,headline9.com — Tanah Bumbu sudah masuk level dua Covid-19, pembelajaran tatap muka (PTM) sudah dimulai. Antisipasi terjadinya klaster baru Covid-19 dikalangan anak-anak sekolah, sangat penting dan wajib para pelajar harus vaksin, jangan sampai kecolongan.
Eka Saprudin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Bumbu ketika diminta keterangan hal diatas, pada Kamis, 28 Oktober 2021 di ruang kerjanya mengatakan, terkhusus untuk anak SD yang diboleh divaksin dengan usia diatas 12 tahun, sedangkan untuk anak SMP semuanya harus divaksin juga SMA, kecuali dari pihak orang tua murid tidak mengijinkan, dan pihak sekolah akan melakukan pendekatan kepada orang tua murid dan memberikan penjelasan terkait pentingnya vaksinasi.
Patroli Cyber
REGIONAL NASIONAL PEMERINTAHAN HALO POLISI HUKUM KRONIK
Beranda » PTM Kembali Dibuka, Disdik Tanah Bumbu Haruskan Pelajar SD, SMP dan SMA di Vaksin
PTM Kembali Dibuka, Disdik Tanah Bumbu Haruskan Pelajar SD, SMP dan SMA di Vaksin
cyber by cyber 2021-10-29
PTM Kembali Dibuka, Disdik Tanah Bumbu Haruskan Pelajar SD, SMP dan SMA di Vaksin
TANAH BUMBU, — Tanah Bumbu sudah masuk level dua Covid-19, pembelajaran tatap muka (PTM) sudah dimulai. Antisipasi terjadinya klaster baru Covid-19 dikalangan anak-anak sekolah, sangat penting dan wajib para pelajar harus vaksin, jangan sampai kecolongan.
Eka Saprudin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Bumbu ketika diminta keterangan hal diatas, pada Kamis, 28 Oktober 2021 di ruang kerjanya mengatakan, terkhusus untuk anak SD yang diboleh divaksin dengan usia diatas 12 tahun, sedangkan untuk anak SMP semuanya harus divaksin juga SMA, kecuali dari pihak orang tua murid tidak mengijinkan, dan pihak sekolah akan melakukan pendekatan kepada orang tua murid dan memberikan penjelasan terkait pentingnya vaksinasi.
Baca juga : Lagi, Personil Brimob Polda Jabar Bagikan Masker Gratis
“Untuk anak SMA sebagian besar sudah melakukan vaksin,yang mas beli atau masih minim anak SD dan SMP. Selanjutnya tenaga pendidik atau guru di Kab. Tanah Bumbu sudah 90 persen melakukan vaksin. Sesuai informasi yang ada bahwa Kab. Tanah Bumbu akan menerima pasokan vaksin dengan jumlah yang besar dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.
Eka Saprudin berharap, khususnya sekolahan bisa menjadi sasaran utama vaksinasi, kerena sudah dimulai pembelajaran tatap muka, antisipasi terjadinya klaster baru. Saat ini untuk proses pembelajaran tatap muka harus tetap menjaga dan taat dengan protokol kesehatan (prokes). Bagi sekolah yang jumlah muridnya banyak harus diatur, jaga jarak dibagi jangan sampai berkerumun.
“Bagi orang tua murid yang mengantar anak-anaknya sekolah harus jaga prokes, jangan sampai melangar. Dikawatirkan gara-gara orang tua murid yang tidak menaati prokes menjadi penyebabnya anaknya kena tertular Covid-19,” tandasnya