Sabtu, April 5, 2025
BerandaKalselLapas Kelas IIB Banjarbaru Salurkan 72 Paket Untuk Warga Terdampak Covid-19

Lapas Kelas IIB Banjarbaru Salurkan 72 Paket Untuk Warga Terdampak Covid-19

HEADLINE9.COM, BANJARBARU – Kemenkumham berupaya membantu masyarakat dengan menyalurkan lebih dari 46 ribu paket secara nasional, serentak kepada masyarakat di seluruh Indonesia, agar dapat bertahan hidup di tengah pandemi yang belum menunjukkan tanda-tanda usai.

Mengusung tema “Bakti Kemenkumham Terhadap Masyarakat Terdampak Covid-19”, Menkumham RI Yasonna H Laoly melepas bantuan 46.614 paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, mie instan, sarden, serta susu. Sebanyak 43.558 paket di antaranya diberikan kepada masyarakat, dan 3.056 paket sisanya diberikan bagi keluarga ASN Kemenkumham yang terpapar Covid-19.

BACA JUGA :  Pemilu Serentak 2019 Diliput 35 Pemantau Asing

Lapas Banjarbaru menerima bantuan 72 Paket, yang diantaranya untuk 67 orang warga dan 5 orang ASN yang terpapar Covid-19. Bantuan pun langsung disalurkan oleh Petugas Lapas yang bekerjasama dengan pihak Kelurahan, kepolisian, dan TNI setempat. Kamis (29/07)

Kalapas Banjarbaru, Amico Balembang menuturkan bahwa dengan kegiatan tersebut dapat mengurangi beban masyarakat yang terdampak covid 19.

“Semoga juga dapat melewati masa pandemi dengan sehat dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” harapnya

Amico juga menambahkan sesuai pesan Menkumham, masyarakat memahami kebijakan PPKM yang bertujuan untuk menjaga keselamatan bersama.

BACA JUGA :  Pemko Banjarbaru Bakal Terapkan PPKM Level 3, Mulai 21 Juli Hingga 31 Juli

Di sisi lain, Menkumham memastikan pemerintah juga tidak tinggal diam dan pasti membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat. Untuk mengurangi beban masyarakat, Pemerintah telah melakukan banyak upaya. Mulai bantuan sosial, pemberian obat-obatan, subsidi untuk UMKM, dan lain-lain.

“Kemenkumham juga ingin turut berbuat sebagai bagian solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak Covid-19 melalui pemberian bantuan sosial yang kita sebut Kumham Peduli, Kumham Berbagi,” pungkasnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular