Minggu, April 6, 2025
BerandaPTAM Intan BanjarPipa 1200mm BPAM Banjarbakula Bocor Lagi, PTAM Intan Banjar Terpaksa Alirkan Air...

Pipa 1200mm BPAM Banjarbakula Bocor Lagi, PTAM Intan Banjar Terpaksa Alirkan Air Bergilir ke Pelanggan

Headline9.com, MARTAPURA – PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar terpaksa mendistribusikan air bersih secara bergiliran ke pelanggan selama proses pengerjaan pipa transmisi air baku 120mm milik Balai Pengelola Air Minum (BPAM) Banjarbakula selesai dikerjakan.

Humas PTAM Intan Banjar, Mahyuni mengungkapkan akibat kebocoran pipa tersebut membuat sejumlah wilayah seperti Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru terdampak.

Sempat terhentinya penyaluran air bersih ini, lantaran PTAM Intan Banjar wajib bertumpu pada air baku BPAM Banjarbakula. Akan tetapi, ketika proses perbaikan membutuhkan waktu yang cukup panjang tentunya penyaluran air ke pelanggan juga akan terbatas.

“Akibat kebocoran tersebut sangat berdampak pada layanan kami. Karena yang menggunakan air diproduksi langsung BPAM Banjarbakula 100% di antaranya Martapura (Banjar), Banjarbaru dan Landasan Ulin sebagian. Kemudian kita juga ada membeli air curah dari PTAM Berkah Banua Tanah Laut yang juga diproduksi BPAM Banjarbakula  turut didistrubusikan ke Kecamatan Beruntung Baru (Banjar),” ucapnya, kepada awak media, Senin (23/9/2024).

Ia mengakui, akibat dimatikannya pompa intake di Bendungan Karang Intan akibat kebocoran yang terjadi di area Jembatan Sei Landas, Desa Mandikapau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, menyebabkan beberapa hari air ledeng untuk di wilayah Martapura dan Banjarbaru mati total.

BACA JUGA :  Perbaikan Pipa BPAM Banjarbakula Rampung, PTAM Intan Banjar Sudah Bisa Alirkan Air Bersih Ke Pelanggan Secara Normal

“Karena kita tidak punya alternatif lain selain juga kami wajib mempergunakan air baku dari BPAM Banjarbakula hingga pendistribusian pun sempat mati total dan Harusnya tidak lama. Karena kondisi juga darurat kami diperbolehkan sementara memakai air irigasi tapi lantaran alat yang kita miliki juga terkendala untuk membuka sehingga memerlukan waktu yang lama pula agar bisa dilakukan penyaluran air bersih,” kata Mahyuni.

Hingga tadi malam, pihaknya berhasil memproduksi air bersih yang diambil dari irigasi tersebut namun tetap saja jumlah yang disalurkan juga terbatas.

“Kapasitasnya memang sangat terbatas sekali dan penyaluran tekanannya pun baru bisa dilakukan 130 liter per detik dan kami juga mengirimkan air baku ke BPAM untuk bisa diproduksi dengan tekanan sekitar 150 liter per detik,” papar dia.

Adanya imbas kebocoran pipa milik BPAM, diakui Mahyuni jelas ada penurunan. “Pasti ada penurunan, harusnya kan 700 liter per detik kalau yang ada ini kan cuma 130 ditambah 150 liter per detik artinya jauh dari standart. Tapi dengan adanya itu bisa sedikit membantu masyarakat yang menjadi pelanggan kami meski masih jauh dari harapan mereka. Mudah-mudahan bisa diterima pelanggan terdekat kita sekalipun dengan tekanan rendah dan yang terjauh terpaksa mati total namun kita usahakan nanti penyalurannya dilakukan bergilir agar bisa ikut merasakan,” ucap dia.

BACA JUGA :  PTAM Intan Banjar Didaulat Sebagai Eco-Office Terbaik I, Komitmen Ciptakan Lingkungan Kerja Ramah Lingkungan

Untuk itu, ada beberapa zona yang dibagi pihak PTAM Intan Banjar agar pendistribusian air bersih dapat diterima pelanggan secara merata.

“Kita punya Zona P, Zona Martapura, Zona BLK, Zona M, Zona Bandara, Trikora dan Cempaka. Masing-masing waktunya ada di pukul 07.00 – 19.00 Wita dan ada lagi dari pukul 19.00 – 07.00 Wita itu bergilir. Kita juga terus koordinasi ini ke BPAM Banjarbakula (UPT milik Dinas PUPR Provinsi Kalsel). Kalau target selesai ya itu kewenangan BPAM,” tukasnya.

Reporter: Riswan Surya | Editor: Nashrullah

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular