HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten mencatat 48 objek wisata layak kunjung di Kabupaten Banjar. Destinasi serambi makkah sangat lengkap, wahana alam, kuliner, budaya ataupun wisata buatan lainnya. potensi ini sangat sayang tanpa ditunjang pemandu pariwisata yang ahli mempromosikannya.
Mencetak pemandu yang piawai tidak mudah, Disbudpar Banjar perlu membekali mereka pelatihan dan jam terbang. Menyedot wisatawan sejatinya meningkatkan pendapatan daerah, menyejahterakan masyarakat. Pasalnya, sektor wisata Banjar sangat potensial.
“Objek wisata sudah ada, sangat potensial dengan daya tarik berbeda tiap destinasi. Tinggal pemandu wisata giat mempromosikan lebih aktif,” pesan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjar Haris Rifani di sela Bimtek Pemandu Wisata, Jumat (3/5) siang.
Sektor pariwisata saat ini menduduki posisi ketiga setelah perikanan dan pertanian dalam hal pengembangan potensi bagi Pemerintah Republik Indonesia. Artinya, pariwisata penting untuk mendongkrak pendapatan negara maupun masyarakat. Pemandu wisata harus mengetahui sepenuhnya destinasi wisata yang mereka promosikan. Baik letak wilayah, akses menuju tempat wisata, Jalan, fasilitas wisata, keamanan dan kemudahan lainnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Wisata Faisal Riza Kasransyah membuat agenda selama 2 hari atau 3-4 Mei 2019, melatih seluruh pemandu wisata Banjar. anggaran pelatihan untuk 40 pemandu wisata tersebut dari DAK Kementerian Pariwisata. Teorinya sebentar, sisanya langsung praktik lapangan.
“Ada kunjungan khusus ke penggosokan Intan di Sungai Paring Martapura dan Rumah Adat Banjar Teluk Selong Martapura Timur,” ujar Faisal Riza Kasransyah.