HEADLINE9.COM, BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) mengikuti Rapat Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi yang dipimpin secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Jokowi widodo dari Istana Negara, Jakarta, Rabu (06/01/2021) siang.
Rapat diikuti Gubernur secara virtual melalui video conference dari Command Center, SetdaProv Kalsel didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, HM Muslim.
Dalam arahannya, Presiden menyampaikan beberapa hal yang penting, terutama dalam rangka kegiatan-kegiatan di tahun 2021.
Pertama, strategi dalam menangani pandemi pada Tahun 2021 tetap sama, yaitu mengenai urusan penanganan kesehatan, masalah perlindungan sosial, masalah yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi.
“Kunci bagi pemulihan ekonomi adalah bagaimana kita bisa berusaha keras, bekerja keras dalam rangka bisa menghentikan dan mengendalikan Covid-19”, ucap Presiden Joko Widodo.
Presiden juga mengingatkan kepada Kepala Daerah agar lebih gencar mensosialisasikan 3T yakni testing, tracing, treatment. Selain itu, menerapkan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Jokowi juga menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi akan dimulai minggu depan.
Diketahui, distribusi vaksin telah dimulai sejak beberapa hari yang lalu yakni pada hari Minggu tanggal 3 Januari 2021, dan pada hari Selasa pada tanggal 5 Januari 2021 sudah mulai masuk ke Daerah.
Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan bahwa Presiden memberikan petunjuk dan langkah-langkah agar proses vaksinasi berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
“Dan sampai hari Presiden tetap menyampaikan kepada kita supaya waspada, tetap lakukan langkah pencegahan seperti 3M,” ujarnya kepada awak media usai mengikuti video conference.
Paman Birin sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa sebelum diberikan vaksin ada tahapan-tahapan yang penting yang perlu dikaji lebih mendalam. Ia juga mengaku siap diberikan vaksin pertama di Kalsel.
“Dan penyuntikan vaksin pertama diawali bapak Presiden. Lalu semua kepala daerah harus ikut termasuk saya sendiri,” ucap paman Birin.
Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel Muslim menambahkan untuk distribusi vaksin di masing-masing Kabupaten/Kota di Kalsel, menunggu terbitnya izin kedaruratan dari pihak Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
“Sementara menunggu izin keluar, kita telah menyiapkan skenarionya seperti apa untuk distribusi serentak atau bertahap di Kabupaten/Kota masih menunggu arahan,” tandasnya.