Headline9.com, BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarbaru dukung langkah Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin untuk menjadikan bekas lubang tambang PT Galuh Cempaka sebagai penyimpan air untuk cegah Banjir.
Dukungan tersebut disuarakan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarbaru Taufik Rachmah. Karena, menurutnya kawasan Cempaka selama ini menjadi langganan banjir dan harus ada solusi untuk mengantisipasi luapan air saat hujan turun.
“Pemanfaatan embung yang sudah menjadi danau bekas galian tambang perusahaan penambangan intan itu cukup layak dijadikan kawasan penangkap air hujan untuk mencegah banjir,” ujarnya.
Taufik melanjutkan, selain memanfaatkan embung bekas galian tambang, Pemkot Banjarbaru sebaiknya juga mengambil langkah pencegahan banjir lainnya seperti normalisasi Sungai Cempaka sebagai penyebab banjir.
Namun, kata dia, normalisasi sungai memerlukan kajian karena berkaitan orang banyak, sehingga harus gencar disosialisasikan dan dicari solusi agar pemerintah berhasil mencegah banjir, masyarakat juga mendukung program.
“Sosialisasi terkait normalisasi sungai harus gencar dilakukan, dan dicari win win solution agar pemerintah bisa menjalankan program dan masyarakat juga mendukung langkah tersebut,” katannya.
Diketahui, Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin berencana untuk memanfaatkan lubang bekas tambang intan milik PT Galuh Cempaka yang berubah menjadi danau dijadikan embung mencegah banjir.