PILOR, Gambut Dapatkan Apresiasi Dari LAN RI

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

headline9.com, MARTAPURA – Kecamatan Gambut dalam pelaksanaan Drump Up dan Diagnose Inovasi mendapatkan apresiasi dari Lambaga Administrasi Negara (LAN) RI terkait Inovasi Pilar Koordinat (Pilor) pada pelaksanaan Bimbingan Teknis Inovasi Daerah Kabupaten Banjar tanggal 5 – 7 April 2022.

Kasi Pemerintahan Kecamatan Gambut Syahrani, penyampaian laporan kepada Camat Gambut Ahmad Fauzan di Kantor Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Senin (11/4/2022).

“Terkait inovasi Pilar Kordinasi ini agar tidak berhenti pada ide saja, tetapi dapat diimplementasi menjadi sebuah aplikasi yang perlu didukung oleh semua pihak dalam pelaksanaannya,” ujar Syahrani.

Dijelaskannya, hal ini selaras dengan pelaksanaan dari Studi Tiru ke Desa Ciburial Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung beberapa waktu yang lalu terkait fokus berupa Administrasi Pertanahan, dimana Surat Keterangan Tanah sudah ada titik koordinatnya, adanya catatan kepemilikan dan tanggal mutasi tanah tercatat rapi dari pemilik awal sampai mutasi pemilik terakhir.

BACA JUGA :  Babinsa Berperan Ikut Memajukan Sumberdaya Pertahanan Nasional

“Kami hadir bersama salah seorang staf di Seksi Pemerintahan Masliana yang lebih banyak mengetahui tentang seluk beluk Pilar Kordinasi tersebut baik dari sisi teknis, kronologis, historis bahkan filosofisnya,” ucap dia.

Syahrani menambahakan, kami berdua mencoba mengumpulkan energi berupa waktu, tenaga dan pikiran untuk memilih diksi dan narasi yang tepat dalam membangun konstruksi argumentatif inovasi tersebut dihadapan Tim dari LAN.

“Pada tahapan DRUMP UP dan DIAGNOSE kita mendapat apresiasi positif dari LAN untuk dilanjutkan ke tahapan berikutnya dengan berbagai perbaikan konsep,” tutur dia.

BACA JUGA :  Pastikan Netral, TNI Siap Bantu Amanankan Pesta Demokrasi Sesuai Rules of Engagement

Adapun beberapa hal yang perlu menjadi perhatian kita bersama dalam implementasinya, antara lain : Diperlukan komitmen semua pihak baik di tingkat Kelurahan/Desa, Kecamatan dan Kabupaten, Konsistensi dalam semua tahapan pelaksanaannya, Perlu didukung SDM, Anggaran (DD/ADD bahkan APBD), Perlu memiliki sarana dan prasarana, seperti Alat GPS handheld dan pilar-pilar koordinatnya. Diperlukan sinergi dan kolaborasi semua pihak untuk mewujudkannya.
Syahrani berharap tidak hanya berhenti pada pembuatan atau pendirian PILOR (Pilar Koordinat) tetapi sampai pada ARSIP DIGITAL dari semua dokumen pertanahan di tempat kita. Yang pada gilirannya tidak menutup kemungkinan, bahwa Kecamatan Gambut akan menjadi RULE MODEL Administrasi Pertanahan di Kabupaten Banjar. (nsh)

Baca Juga