Kasus Kunker Dprd Banjar, Irwan Bora Buka-Bukaan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, MARTAPURA – Dugaan kasus mark up perjalanan dinas DPRD Kabupaten Banjar mulai jelas, setelah salah satu anggota DPRD Banjar mengungkapkan cerita perjalan dinas 2021.

Adalah Irwan Bora, dari Partai Gerindra mengungkapkan secara jelas kepada wartawan.

Menurut Irwan Bora, memang kasus dugaan perjalanan dinas ini sudah diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi Kalimangan Selatan.

BACA JUGA :  Ribuan Jemaah Padati Makam KH Anang Sya’rani Arif Kampung Melayu

Irwan Bora juga mengaku kalau dirinya sempat dipanggil dan diperiksa oleh kejati, salah satu adalah mengenai perjalanan dinas tahun 2020—2021.

“Seingat saya yang banyak bermasalahcitu adalah perjalanan dinas 2021,“ ujarnya kelada wartawan.

Permasalahan pada 2021 itu diduga dan disenyalir ada mark up biaya hotel, lanjutnya, lihat saja sejauh mana nanti penyidikan yang akan dilakukan oleh Kejati Kalsel atau Kejari Banjar.

BACA JUGA :  5.480 Dosis Vaksin Sinovac Tiba Di Kalsel

Irwan Bora juga memaparkan jumlah perjalanan dinas DPRD Kabupaten Banjar dalam sebulan.

“Perjalanan Dinas DPRD Banjar sesuai dengan Banmus, ada yang 8 kali dalam satu bulan,” katanya.

Secara pribadi, lanjut Irwan Bora sebaiknya perjalanan dinas itu 3 sampai 4 kali dalam sebulan. Karena melihat manfaat dari perjalanan dinas tersebut.

Baca Juga