Headline9.com, PARINGIN – Meningkatkan skill ketenagaan perawat, khususnya dalam penanganan pasien traumatik dan kardiovaskuler, RSUD Kabupaten Balangan bekerja sama dengan Medical Service Training 119, mengadakan Pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BTCLS) .
Secara resmi pelatihan tersebut dibuka oleh Direktur RSUD Balangan, drg Sudirman, dan dihadiri Ketua Tim Medical Service Training 119, Ikom Setya Budi, di Aula RSUD Balangan, Paringin, Sabtu (1/10/2022).
Pelatihan dilaksanakan selama 5 hari, pada 28 September sampai dengan 2 Oktober 2022, dengan menggunakan Blended Methode yaitu tiga hari daring, dan dua hari luring.
Sebanyak 49 perawat mengikuti pelatihan, terdiri dari 39 berasal dari internal RSUD Balangan, dan 10 peserta berasal dari RS Pertamina dengan biaya mandiri dari klinik.
Tujuan digelarnya kegiatan, untuk menunjang terlaksananya akreditasi rumah sakit, sebagai sarana sertifikasi dan re-sertifikasi kompetensi bagi perawat khususnya dalam bidang kegawatdaruratan traumatik dan kardiovaskuler. Sertifikasi dan re-sertifikasi merupakan upaya dalam membentuk, mempertahankan dan meningkatkan kompetensi staf perawat untuk dapat memberikan pelayanan keperawatan yang profesional.
Saat ditemui oleh awak media usai acara, Direktur RSUD Balangan, drg Sudirman menyampaikan bahwa akreditasi itu wajib karena tertuang dalam Permenkes Nomor 12 Tahun 2020.
“Akreditasi itu wajib karena di amanahkan menurut Permenkes Nomor 12 Tahun 2020, bahwa setiap rumah sakit wajib melaksanakan akreditasi rumah sakit, yang tentunya didalam akreditasi ini, tentu harus didorong atau dilengkapi dengan kegiatan-kegiatan yang sebelumnya kita lakukan,” terangnya.
Dikatakan drg Sudirman, bahwa materi yang diberikan pada pelatihan BTCLS ini adalah pengalaman ataupun pendidikan dasar kepada para tenaga medis untuk bisa menanggulangi kegawatdaruratan yang berhubungan dengan trauma atau gangguan jantung yang sifatnya darurat.
“Nakes yang kita fokuskan adalah bagian-bagian rumah sakit yang tentunya sangat kompetetif sangat urgent yang fokusnya pada UGD dan ICU,” kata drg Sudirman.
Sementara itu, Kabid Keperawatan dan Kebidanan RSUD Balangan Hj Ninsi Noveta Yuliati juga menambahkan, pelatihan yang dilakukan, diantaranya ada pelatihan khusus penanganan kegawatdaruratan.
“Untuk pelatihan yang dilakukan ada khusus kegawatdaruratan, yang pertama itu ada bantuan edukasar yang sebelumnya kita lakukan, ada lagi resisitasi jantung dan paruh kenuadian, dan ada ouromanajen jalan nafas pasien,” terangnya.
Ninsi mengharapkan, dengan pelayanan kesehatan yang lebih baik, kepuasan pasien yang berobat di RSUD Balangan, juga menjadi lebih baik.
“Untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal, peningkatan kompetensi sehingga pelayanan kepada pasien bisa lebih baik dan semoga kepuasan pasien yang berobat di RSUD Balangan menjadi lebih baik,” harap Ninsi Noveta.