Jumat, April 4, 2025
BerandaHukum dan PeristiwaSempat Mengeluh Sakit, Juru Parkir Simpang 3 Sungai Bilu ditemukan meninggal di...

Sempat Mengeluh Sakit, Juru Parkir Simpang 3 Sungai Bilu ditemukan meninggal di Tempat Tinggalnya.

Headline9.com, BANJARMASIN– Seorang pria ditemukan tak bernyawa di bangunan Jalan Simpang 3 Sungai Bilu RT 21, Kelurahan Melayu, Banjarmasin Tengah, pada Sabtu (8/10/2022) lalu.

Diungkapkan Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Dodi Haryanto melalui kanit reskrim I Gusti Ngurah Utama Putra, pria itu bernama Belly (40), dia ditemukan sudah meninggal sekitar pukul 16.00 Wita.

Penemuan ini bermula dari ibu tirinya, Hj Fatma yang merasa curiga karena sudah sekitar tiga hari tak pernah ketemu.

“Saksi atas nama Hj Fatma yang juga ibu tiri korban mencurigai keberadaan Belly, sudah sekitar 3 hari dia tidak bertemu pria itu,” buka Kanit reskrim.

Padahal, Belly kesehariannya diketahui adalah penjaga parkir yang bekerja tak jauh dari rumahnya itu.

BACA JUGA :  Dukungan PPNI kepada Program Pemkab Banjar

Dibantu oleh warga sekitar, Fatma pergi mengecek keberadaan Belly. Saat dipanggil berulang namanya sama sekali tidak ada sahutan dari kediamannya itu.

Hingga akhirnya setelah pintu berhasil dibuka, Belly sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Saat dilakukan pemeriksaan dan olah TKP ditemukan posisi korban dalam keadaan terlentang di atas kasur tepatnya dalam kamar lantai dua, kondisi korban hanya menggunakan celana dalam dan tidak memakai baju atau celana. Dari pemeriksaan luar, kondisi korban tidak terlihat tanda-tanda kekerasan secara fisik,” ungkap kanit.

Pihak kepolisian juga menemukan beberapa obat yang tergeletak di dekat tubuh korban dengan merek Paramex.

BACA JUGA :  Pertahankan 5 Kali WTP, Pemkab Banjar Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan

Lebih lanjut, kata Kanit reskrim, korban tinggal di tempat tersebut seorang diri pasca bercerai dari istrinya.

“Berdasarkan keterangan ibu Fatma, tiga hari sebelumnya mereka sempat bertemu dan mengeluh tubuhnya sakit akibat jatuh dari kamar mandi,” jelasnya

Setelah pertemuan itu, Fatma pun tak ada lagi bertemu dengan Belly hingga Sabtu petang berinisiatif mendatangi tempat tinggal pria itu.

Berdasarkan musyawarah keluarga korban, melalui adik kandungnya, pihak keluarga menyatakan menolak untuk dilakukan autopsi, dan pihak keluarga telah menerima kematian korban secara ikhlas.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular