Sabtu, April 5, 2025
BerandaBanjarMartapura Terendam Banjir, Warga Sebut Pemerintah Hilang! Kalak BPBD Beri Penjelasan

Martapura Terendam Banjir, Warga Sebut Pemerintah Hilang! Kalak BPBD Beri Penjelasan

Headline9.com, MARTAPURA – Banjir setinggi 5 meter yang melanda di Desa Tunggul Irang, Martapura, mengakibatkan ratusan rumah terendam, Senin (6/2/2023).

Pada video yang beredar di grub Whatsapp, terlihat seorang wanita yang tidak diketahui namanya tengah menjelaskan, jika banjir di Desa Tunggul Irang saat ini sudah mencapai 5 meter dan merendam ratusan rumah warga.

“Banjir sekitar 4 hingga 5 meter, saat ini di rumah kami pakai apar-apar (panggung kayu sederhana, red) untuk mengamankan barang-barang,” ungkap wanita yang ada di dalam video berdurasi 01:12 menit tersebut.

BACA JUGA :  Diduga, Karhutla di Sungai Batang Disengaja

Ditanya terkait terkait saluran bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, wanita itu mengaku tidak ada bantuan sama sekali.

“Belum ada bantuan apa-apa dari pemerintah, meninjau juga tidak ada. Mana pemerintahnya hilang!” Tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Kalak BPBD Banjar, Warsita menjelaskan, informasi di desa tersebut belum sampai ke pihaknya.

“Ini info dari aparat belum nyampai ke kami. Kalo desa yang lain sebagian besar sdh dikirim logistik, untuk dapur umum segera TRC BPBD identifikasi dan distribusi logistik untuk membuka dapur umum,” ucapnya.

BACA JUGA :  Setelah Tas Diacak-Acak dan Duit Raib di Bagasi Lion Air, Manajemen Janji Investigasi Internal

Warsita menjelaskan, sudah 12 desa tersalurkan logistik oleh BPBD Kabupaten Banjar, diantaranya; Desa Pengaron, Pasar Jati, Pasar jati Baru, Lawiran, Murung Kenanga, Teluk Selong, Tungkaran, Murung Raya Tambah Pekauman, Teluk Selong Ulu, Tambak Baru Ilir, Bincau, Tunggul Irang Ilir.

“Untuk yang lainnya masih menyusul, dan untuk bantuan ini, sesuai dengan Kepala Desa (Kades) yang telah mrlaporkan kepada kami. Jadi kami akan mengirimoan bantuan logistik ke sana,” pungasknya.

Reporter: Mada Al Madani

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular