Jumat, April 4, 2025
BerandaBanjarBacatuk Dauh, Tradisi Banjar yang Terus Dilestarikan

Bacatuk Dauh, Tradisi Banjar yang Terus Dilestarikan

HEADLINE9.COM, MARTAPURA-Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1440 Hijriah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banjar menggelar Lomba Becatuk Dauh yang di mulai pada Minggu (28/04) pagi.

Kegiatan lomba becatuk dauh ini bertujuan untuk melestarikan budaya atau tradisi masyarakat kabupaten banjar dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan.

“Even tahunan itu di ikuti 30 group se-Kabupaten Banjar dan  akan merebutkan piala Bupati Banjar H Khalilurahman serta uang pembinaan. Dan kita berharap lomba bacatuk dauh ini setiap tahunnya lebih meriah lagi,” ujar Kepala Dinas Krbudayaan dan Pariwisata Haris Rifani.

BACA JUGA :  Pemkab Banjar Fokus Pemetaan Kerjasama untuk Manfaat dan Kebutuhan Lapangan

Haris juga menuturkan, untuk penyisihan akan digelar selama dua hari, dimana hari pertama sebnyak 20 group akan tampil, dan hari kedua sebanyak 10 group.

“Untuk penyisihan sengaja kita gelar sebelum masuk bulan ramadhan, karena kita tau kalau digelar pada ramadhan pesertanya pasti banyak yang puasa, selain itu pesertanya juga ada yang anak-anak, remaja dan orang dewasa. satu group kita beri waktu 15 menit untuk tampil,” ungkapnya.

Sementara untuk penilaian Haris mengatakan, yang menjadi pokok penilaian panitia ada beberapa kriteria diantaranya, suara, syair, tata cara pemukulan atau irama, dan koreografi pemukulan bedug tersebut.

BACA JUGA :  Banjarbaru akan Terapkan PPKM Level 4

“untuk final nya malam lebaran, sekitar jam 9 malam setelah ada putusan dari kementerian agama bahwa esok  idul fitri maka akan kita gelar final lomba bacatuk dauh di RTH Alun-alun ratu zalecha martapura,” ucapnya.

Dikatakan Haris, dari 30 group itu nantinya akan diambil 8 group untuk bersaing di babak final.

PENULIS      : Muhammad Sairi

Editor           : MA Syafi’i

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular