HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Pasca ambruknya siring sungai di wilayah Desa Tunggul Irang Ulu, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar pada tahun 2017 lalu, tahun ini akan dilakukan perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang melaui Bidang Sumber Daya Air (SDA) menggunakan dana DAK luncuran.
Didampingi Kasie Sungai, Iwan Taufik, Ade menjelaskan, kejadian runtuhnya jalan gang di Desa Tunggulirang Ulu Kecamatan Martapura pada 2017 lalu. Pihaknya pada 2011 menangangi existing siring, ada tiga tahapan sampai 2015, dan pada 2016 aman-aman saja, tidak ada masalah.
“Namun karena ada pekerjaan konstruksi jalan diatas siring tersebut, tidak ada pemberitahuan kepada dinas PUPR Banjar, seandainya ada pemberitahuan maka bisa mengordinasikan teknisnya. Dikarenakan proyek existing siring itu tidak diperuntukan ada bangunan atau konstruksi diatasnya,” katanya, Kamis (18/07).
Dia juga menjelaskan, proyek existing siring di Desa Tunggulirang Ulu itu diperuntukannya hanya untuk menahan banjir atau agar air tidak meluap ke daratan. Pihaknya pun tidak mengetahui jika ternyata ada konstruksi jalan pondasi diatas siring yang mana informasi didapatnya, dikerjakan menggunakan dana desa.
Adapun untuk panjang siring sekitar 120 meter, pelaksanaannya kala itu dibagi menjadi tiga tahap. Meski kini siring ikut ambruk, pada 2019 ini pihaknya akan segera melakukan penanganan karena merupakan aset Pemkab Banjar dan demi kelancaran aktiftas masyarakat setempat.
“Mudah-mudahan dalam bulan ini sudah lelang, kami mintakan masyarakat bersabar,” tambah Ade diamini Iwan,”katanya.