Rabu, Februari 18, 2026
BerandaBanjarSinkronisasi Layanan Dasar Masyarakat Pasca Banjir, TP Posyandu Kabupaten Banjar Gelar Rakor

Sinkronisasi Layanan Dasar Masyarakat Pasca Banjir, TP Posyandu Kabupaten Banjar Gelar Rakor

Headline9.com, MARTAPURA – Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) Kabupaten Banjar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Barakat, Martapura, Rabu (28/1/2026) pagi. Kegiatan ini bertujuan menyamakan langkah kinerja dan target program yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di seluruh kelompok usia. Rakor dibuka langsung Ketua TP Posyandu Kabupaten Banjar, Hj Nurgita Tiyas.

Rakor tersebut dilaksanakan untuk menyelaraskan kinerja TP Posyandu sesuai petunjuk teknis dan sasaran yang telah ditetapkan, sehingga program yang dijalankan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Banjar

“TP Posyandu Kabupaten Banjar telah memahami aspek teknis berdasarkan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu. Oleh karena itu, pada 2025 telah dilakukan pelantikan pengurus serta penguatan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pelaksanaan pembinaan Posyandu di Kabupaten Banjar,” ujar Nurgita.

Ia menjelaskan, terdapat tiga transformasi kebijakan utama dalam penyusunan program kinerja TP Posyandu, yakni transformasi kelembagaan, transformasi layanan serta pembinaan kader di lapangan. Ketiga aspek tersebut menjadi dasar dalam memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

BACA JUGA :  Siswo Berharap PSBB Kabupaten Banjar Disetujui

Nurgita berharap seluruh peserta rakor dapat terlibat aktif dalam program pembinaan layanan yang mencakup enam Bidang Standar Pelayanan Minimum (SPM), yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta bidang sosial.

“TP Posyandu bekerja sesuai tugas dan fungsinya untuk memberikan layanan yang mumpuni, terdepan, cepat dan tepat bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Banjar,” harapnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya identifikasi permasalahan berbasis data sebagai rujukan penyusunan program yang akan dirangkum oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Banjar.

Menurut Nurgita, rakor ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan komitmen bersama dalam menentukan prioritas permasalahan yang selaras dengan visi dan misi Bupati Banjar serta program strategis Bappedalitbang.

BACA JUGA :  Pengukuhan Dewan Pengurus Korpri Banjar Masa Bakti 2019-2023

“Rakor ini menjadi forum diskusi untuk menyampaikan aspirasi dan menyamakan target program strategis yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, sesuai dengan kemampuan daerah,” jelasnya.

Pascabencana banjir di Kabupaten Banjar juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor. Beberapa OPD pun telah mengambil peran sesuai kewenangannya, seperti Dinas Pendidikan yang berfokus pada pemulihan sektor sekolah, serta Dinas Sosial dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah yang membutuhkan perbaikan rumah.

Kegiatan rakor tersebut juga turut dihadiri Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar Nashrullah Shadiq, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa M Hafiz Anshari, serta sejumlah kepala SKPD yang terkait dengan enam Bidang SPM.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular