Headline9.com, MARTAPURA – Penyampaian Bupati Banjar terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kemudahan Perlindungan, Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro serta pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Raperda Pengelolaan Sampah menjadi agenda dalam kegiatan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banjar, di Ruang Rapat Paripurna, Lantai II, Martapura, pada Rabu (18/2/2026).
Rapat itu dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Banjar, H Irwan Bora didampingi Wakil Ketua II, Akhmad Rizani Ansharie. Agenda penting itu juga dihadiri langsung Bupati Banjar H Saidi Mansyur bersama asisten, staf ahli serta kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD).
Dalam pendapat akhir, seluruh fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Banjar menyetujui terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pengelolaan Sampah dan bisa ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Disetujuinya dalam pendapat akhir tersebut, tentunya diharapkan komitmen legislatif dan eksekutif dapat memperkuat tata kelola lingkungan yang lebih tertib, berkelanjutan serta dapat responsif saat dibutuhkan masyarakat.
Selain itu, pembahasan juga dilanjutkan dengan penyampaian Bupati Banjar H Saidi Mansyur terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kemudahan Perlindungan, Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro. Menurutnya, sektor ini memiliki peran strategis menciptakan lapangan pekerjaan, mendorong pemerataan dan mengurangi kesenjangan ekonomi.
Meski begitu, ia justru mengakui program yang telah dijalan dinas terkait pelaksanaannya masih belum optimal. Oleh sebab itu, adanya payung hukum yang jelas, tentu lebih mempertegas peran pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas UMKM yang mampu berdaya saing. Dampak nyata, ujar Saidi Mansyur, memberi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banjar.
“Raperda ini diharapkan menjadi landasan hukum yang kokoh dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah, khususnya pada sektor koperasi dan usaha mikro (UMKM),” ujarnya.
Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), lanjut Saidi, merupakan pilar utama ekonomi nasional sekaligus tulang punggung ekonomi daerah. “Jadi, perlu didukung dan dikembangkan secara luas,” pungkasnya.
Reporter: Riswan | Editor: Nasrullah
















