headline9.com, MARTAPURA – Ribuan laporan sudah masuk melalui call center kedaruratan 112 Kabupaten Banjar. Padahal call center tersebut baru sebulan diluncurkan.
Diantara telepon yang masuk selain mengenai penanganan covid-19, juga keterkaitan dengan pelaksanaan SPBB kemarin, karena banyk warga yang akan melintas Kabupaten Banjar saat akan ke Banjarmasin.
Kadis Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar, HM Aidil Basith, mengatakan untuk nomor kedaruratan ini pihaknya terus melakukan sosialisasi, seperti melalui media cetak, spanduk, brosur dan daring dan elektronik.
“Selama ini, disaluran 112 tersebut banyak yang menanyakan mengenai bantuan sosial dan pelaksanaan PSBB,” ungkapnya.
Tiga bulan pertama ini memang masih fokus ke Covid-19. Selanjutnya juga akan mengembangkan layanan kedaruratan ini untuk semua sektor, bahkan menanyakan terkait PLN misalnya mati lampu pun bisa, karena Pemkab juga sudah bekerjasama dengan PLN.
Layanan call center kedaruratan 112 kini sudah bergabung dengan Command Centre Pemkab Banjar. Selama 24 jam, operator siap menerima panggilan telepon yang masuk di 112.
Operator akan melaporkan hal dilaporkan warga di 112 ke Dinas Kesehatan jika terkait Covid-19. Sementara jika terkait peristiwa lain maka operator akan mengarahkan ke nomor yang tujuan.
Selama Pandemi operator call center 112 juga standby di Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. Sehingga, segala laporan atau aduan terkait kesehatan akan langsung tersampaikan ke Dinas Kesehatan. (lintang)