headline9.com, MARTAPURA- Ketua DPRD Kabupaten Banjar Rofiqi kesal, karena pihak eksekutif (Pemkab Banjar) tidak mengakomodir kepentingan masyarakat melalui RAPBD 2021.
Menurut Rofiqi, pembahasan RAPBD selama ini terkesan percuma, karena kepentingan masyarakat tidak diakomodir dalam RAPBD.
“Kalau pihak lain yang mau tandatangan silakan saja, tetapi saya tidak akan tandatangan. Pasalnya ketika rapat banggar lalu, aspirasi kami untuk mengalihkan beberapa pos anggaran kepentingan rakyat, ternyata tidak didengar eksekutif. Karena itu, kami di DPRD bersepakat untuk belum menyetujui RAPBD ini,” ujarnya.
Muhammad Rofiqi menyatakan, yang dilakukannya ini adalah bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, melainkan untuk kepentingan masyarakat kabupaten Banjar.
Selanjutnya, dampak penolakan dari sebagian anggota DPRD Banjar terhadap RAPBD 2021, Rapat Paripurna Pengesahannya sampai Senin (30/11/2020) mendatang.
Namun, Rofiqi kembali menegaskan dirinya dan beserta Fraksi Partai Gerindra tidak akan hadir dalam rapat paripurna lanjutan yang sudah diagendakan tersebut.
“Di Rapat Paripurna Senin mendatang, kami dari fraksi Partai Gerindra tidak akan hadir,” ucap Muhammad Rofiqi.
Menanggapi sikap dari Ketua DPRD Kabupaten Banjar tersebut, Sekretaris Daerah HM Hillam mengungkapkan hal ini karena adanya kendala teknis, sehingga tidak maksimal dalam mengimplementasikan hasil Rapat banggar.
“Kita bisa merapikan proses dari hasil kesepakatan sebelumnya yang belum bisa di input dalam sistem informasi daerah pada rapat paripurna mendatang,” Demikian HM Hilman. (lin)