Headline9.com, BALANGAN – Dalam rangka mendukung prevalensi penurunan Stunting di Kabupaten Balangan 2024-2025, Adaro Group dengan menggandeng Yayasan rumah zakat Indonesia sebagai mitra pelaksana melakukan program penurunan stunting, di Gedung Posyandu Murung Abuin, Desa Murung Abuin, Kecamatan Paringin Selatan, Rabu (12/2/2025).
Kegiatan ini beragendakan pelatihan dan penyuluhan kepada orang tua pentingnya pengenalan stunting, pencegahan dan cara menanganinya.
Perwakilan dari Adaro Group, Nico Seniar menyatakan ada 40 program sasaran desa yang menjadi sasaran lokus stunting di Kabupaten Balangan.
“Desa Baruh Bahinu Dalam dan Desa Murung Abuin ini merupakan bagian dari desa-desa sasaran kita yang menjadi lokus stunting, program kita ini sebenarnya ada di 40 desa yang menajdi sasaran,” katanya.
Nico menambahkan tujuan utama adanya kegitan ini untuk memprevalensi stunting di Balangan bisa turun, khususnya bagian dari desa-desa sasaran yang menjadi lokus stunting seperti desa Baruh Bahinu Dalam dan desa Murung Abuin.
Ia mengaharapkan dari kegiatan ini orang tua yang punya peranan utama menyadari pentingnya pola asuh terhadap anak-anak, kemudian sadar menjaga pentingnya kesehatan lingkungan serta diharapkan bisa memberikan perawatan kesehatan yang baik terhadap anak ditambah memberikan kasih sayang dan perhatian terhadap anak.
Sementara itu, Narasumber dari Petugas Gizi Pukesmas Paringin Selatan, Muhammad Iqbal menjelaskan periode sebelum stunting itu bisa cegah pada saat sebelum hamil dengan cara mengedukasi orang tua, calon pengantin, saat ibu hamil dan memberikan asupan bergizi seimbang terhadap anak dibawah dua tahun.
“Kegiatan ini sangat penting untuk edukasi dan sosialisasi, karena stunting itu di cegah bukan pada saat balitanya, tapi saat sebelum hamil, yaitu dari remaja putri, kemudian calon pengantin, saat ibu hamil dan terakhir pada saat usia di bawah dua tahun, itulah periode penganalan stunting,” jelasnya.
Iqbal berharap dengan adanya materi penanganan stunting dan edukasi cara pemberian makanan begizi ini dapat menecagah terjadinya stunting dan balita dapat tumbuh dengan optimal.