Hanif Pimpin Pertemuan Forum Penangkaran Bibit

HEADLINE9.COM, BANJARBARU – UPTD Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) menggelar pertemuan Forum Penangkaran Bibit dan Pengelola Sumber Benih Kalsel di aula Rimbawan l, pada Selasa (25/2).

Pertemuan ini dipimpin Kadishut Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq dan dihadiri pejabat eselon 3 Dishut Kalsel serta para penangkar/pengedar benih dan bibit.

Hanif saat membuka acara sekitar pukul 09.30 Wita memaparkan permasalahan fungsi RHL di lapangan, sementara areal daerah aliran sungai (DAS) di Kalsel cukup besar. Karenanya, ia menekankan aspek kualitas benih dan bibit, serta peningkatan kelas sumber benih, harus sesuai dengan standar.

BACA JUGA :  Ahmad Khoir, Betah bertugas Jadi Satpam Ponpes Darussalam Berkat Kekuatan Doa Para Tuan Guru

“Saat ini kualitas benih dan sumber benih di Kalsel masih harus ditingkatkan. Karenanya, melalui forum ini saya berharap agar terjadi sinergitas di lapangan untuk mewujudkan peningkatan kualitas tersebut,” ujarnya.

Kemudian, forum dilanjutkan dengan menghadirkan berbagai narasumber. Yaitu tentang kebijakan perbenihan, perizinan perbenihan tanaman hutan dan pembahasan mengenai mikoriza (jamur yang menguntungkan bagi perakaran tanaman). Setelahnya, sesi tanya jawab antar peserta forum digelar.

Respons para peserta forum terlihat cukup antusias. Terlontar berbagai pertanyaan dari para peserta. Mulai dari permasalahan yang terjadi, hingga sekadar memberikan saran dan masukan.

BACA JUGA :  Wali Kota Banjarbaru Gelar Silaturahmi dengan Forum RT/RW Guntung Manggis

Dawan, salah seorang peserta dari KPH Kusan yang menyampaikan permasalahan yang dihadapi.

“Tegakan sumber benih yang ada di KPH Kusan didapati telah rusak dan ditebang oleh orang yang tidak bertanggung-jawab. Masalah ini sudah dilaporkan ke Polsek setempat. Namun belum menemukan titik terang,” ujarnya.

Segala permasalahan dan usulan dari peserta menjadi bahan masukan. Termasuk kendala di lapangan. Karena tujuan forum ini, selain sebagai sarana komunikasi, tak lain untuk menjalin sinergitas yang solid.