Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. covid-19
  4. »
  5. Pastikan Membeludaknya Pasien Covid-19, Komisi I Datangi RSD Idaman

Pastikan Membeludaknya Pasien Covid-19, Komisi I Datangi RSD Idaman

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

headline9.com, BANJARBARU, – Memastikan kabar membeludaknya pasien Covid-19 di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru, Komisi I DPRD Banjarbaru datangi RSD Idaman, Rabu (21/7/2021) malam.

Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, HR Budiman bersama dengan anggotanya, Ahmad Nur Iksan Finazli kondisi di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit, Ruang Radiologi, ruang pasien, sampai dengan kondisi pelayanan rumah sakit.

HR Budiman melihat kondisi IGD RSD Idaman Banjarbaru penuh, sampai tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.

“Kami memastikan bahwa kami berada ditengah para nakes, kegiatan ini juga menyerap permasalahan yang ada di RSD Idaman, ” ujar HR Budiman.

BACA JUGA :  Bupati Banjar Minta Warga Tak Buang Sampah Sembarangan Ke Sungai

Selain kondisi pasien yang membeludak di RSD Idaman Banjarbaru terutama yang terpapar Covid-19, ada juga para perawat dan tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar Covid-19, sehingga nakes yang tersisa kelelahan dalam melakukan pelayanan.

Lanjutnya, Setalah berdiskusi ada permintaan untuk menambah nakes sementara di sana. Hal-hal ini lah yang harus dilihat, jika hanya mendengar saat rapat, kami juga tidak bisa mencerna.

Sementara itu, Kepala Seksi Bintek dan penyuluhan RSD Idaman Banjarbaru, Harun Nurrasid mengatakan, pihaknya mengapresiasi kehadiran Anggota DPRD Banjarbaru ini, untuk melihat langsung kondisi pelayanan di RSD Idaman.

BACA JUGA :  INI Daftar Wilayah Rawan Terjadi Bencana Banjir.

“Sebelumnya memang terjadi penumpukan pasien di IGD, tapi hal itu sudah berhasil ditangani. Sedangkan ruangan memang penuh, tersisa dua yang masih kosong, dari puluhan ruangan yang ada,” terangnya.

Diakuinya, kondisinya nakes di RSD Idaman saat ini mengalami kelelahan. Serta ada bebarapa perawat yang terpapar covid dan harus diisolasi mandiri.

“Solusinya juga sudah dibicarakan di level pimpinan, kemungkinan besar kami akan menambah nakes. Khususnya perawat, sekitar 15 sampai 20 orang,” pungkasnya.

Baca Juga