Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Banjarbaru
  4. »
  5. Banjarbaru Jalankan Langkah Pengendalian Covid-19

Banjarbaru Jalankan Langkah Pengendalian Covid-19

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARBARU– Pemerintah Kota Banjarbaru menindaklanjuti arahan Presiden untuk mengendalikan laju kenaikan kasus Covid-19.

Diketahui, 45 daerah menerapkan PPKM Level 4 dan 30 kabupaten/kota lainnya yang memiliki tingkat risiko tinggi agar segera mengambil langkah konkrit untuk mengendalikan laju kasus Covid-19.

Kepala daerah dari 30 kabupaten/kota dimaksud telah diminta untuk melakukan upaya mengendalikan laju kasus Covid-19 di wilayah masing-masing.

Pertama, melakukan penambahan kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19, melalui  konversi paling sedikit 40 persen dari total kapasitas tempat tidur yang dimiliki rumah sakit di daerah.

Kedua, penyiapan fasilitas isolasi terpusat untuk menampung warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah guna mendapatkan penanganan yang lebih baik.

BACA JUGA :  Investasi di Kabupaten Banjar Lebihi Target, Nilainya Capai Rp1,214 T

Ketiga, aktif mengisi Sistem SIRS Online guna mendata ketersediaan tempat tidur di rumah sakit dan keperluan Oksigen untuk pasien Covid-19 di rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, mengatakan, untuk poin pertama sudah melebihi kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 melalui konversi paling sedikit 40 persen.

“Untuk melengkapi RSD Idaman Banjarbaru itu sudah tersedia 97 tempat tidur yang baik untuk ICU maupun untuk isolasi Covid-19. Jadi ini sudah lebih dari 40 persen sebagaimana yang diminta akan itu,” ujar dia.

Itu belum ditambah dengan keikutsertaan berapa rumah sakit milik TNI Angkatan Udara Syamsudin Noor, rumah sakit di Guntung Payung serta beberapa rumah sakit swasta lainnya.

BACA JUGA :  Aditya Lantik 57 Kepala Sekolah di Banjarbaru

Terkait poin kedua mengenai tempat isolasi terpadu di Kota Banjarbaru sementara ini dengan segala keterbatasanya berkoordinasi dengan Pemprov Kalsel menggunakan gedungnya.

“Kebetulan gedung milik pengprov yang menjadi isolasi terpadu itu berada di Banjarbaru, yaitu Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Banjarbaru dan gedung BPSDM,” ujar Rizana.

Terakhir, poin ketiga, berkaitan dengan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) online RSDI Banjarbaru selalu rutin mengisinya.

“Itu tentang ketersediaan tempat tidur yang ada di RSD Idaman Banjarbaru, termasuk swasta dan tentang ketersediaan oksigen dan sebagainya,” pungkas dia.

Baca Juga