Layanan Puskesmas Martapura 1 Ramah HIV, Tanpa Stigma dan Diskriminasi

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-54  bertepatan Apel Gabungan ASN di halaman kantor Bupati Banjar, Senin (12/11) pagi. Mengangkat tema “Aku Cinta Sehat” dengan sub tema “Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita” dan mengedepankan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang menekankan pada kesadaran tiap individu untuk meningkatkan berperilaku hidup sehat.

Sambutan Menteri Kesehatan RI yang dibacakan Sekda Banjar H Nasrun Syah menyatakan, derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud, apabila semua komponen bangsa berperan serta dalam upaya kesehatan dengan memprioritaskan promotive-preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif.

BACA JUGA :  Diprediksi Jamaa Haul Guru Sekumpul Selalu Bertambah Tiap Tahunnya.

Mengubah pola hidup ke arah promotive-preventif dengan menekankan pada perilaku hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup sehat. Meningkatkan kesadaran masyarakat berperilaku hidup sehat melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) telah diprakarsai oleh Presiden RI menjadi suatu Gerakan Nasional yang tertuang dalam Inpres No.1 tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Khusus program kesehatan di Kabupaten Banjar, tambah Nasrun Syah, Dinas Kesehatan mengikat kerja sama dengan seluruh lembaga pemasyarakatan yang berada di Kabupaten Banjar. Dinas Kesehatan Banjar menyelenggarakan pelayanan kesehatan bagi warga binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Martapura, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura,  dan Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Karang Intan.

BACA JUGA :  DPRD Banjar Harap Raperda Retribusi Tertentu Tal Beratkan Masyarakat.

Sedangkan Puskesmas Martapura 1 saat ini salah satu puskesmas ramah HIV yaitu puskesmas dengan layanan terpadu HIV dengan mengutamakan layanan tanpa stigma dan diskriminasi. Artinya, puskesmas tersebut membuat layanan satelit ARV pertama dan satu-satunya puskesmas di Kalimantan Selatan, tujuannya mendekatkan layanan pada komunitas dan meningkatkan angka cakupan dengan ditemukan, diobati, dan dipertahankan dalam program HIV menuju eliminasi HIV.

Baca Juga