Tak Kantongi Izin Saat Event, Ketua Panitia Kena Sanksi Sosial

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, BANJARMASIN – Tak kantongi izin pelakdaan event, panitia pelaksana dipanggil polisi untuk dimintai keterangan.

Kapolsek Kompol Indra Agung Perdana Putra, Senin (7/2/2022) menyampaikan pada rilis media yang digelar di Mapolsekta Banjarmasin Utara, ada sejumlah pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara acara tersebut.

“Kami telah melakukan serangkaian interogasi dan interview (wawancara) pada seluruh panitia yang total ada 30 orang.
Dalam kegiatan ini ada kegiatan tarian, nyanyian, dan aktivitas lain yang mengumpulkan massa,” ujar Kapolsek.

Sementara itu, lanjutnya, dari hasil pemeriksaan disimpulkan, panitia tidak memiliki izin sahsecara tertulis baik dari satgas Covid 19, maupun izin mengadakan keramaian dari polisi, termasuk pemberitahuan pada Polsek Banjarmasin Utara selaku pemegang wilayah hukum di mana Taman Budaya termasuk di dalamnya.

BACA JUGA :  Pasca Curhat Mahasiswi Korban Asusila, Kejati Kalsel Periksa Penuntut Umum

Dilanjutkan Kapolsek, ditemukan beberapa indikasi pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Taman Budaya pada tanggal 6 Februari 2022 seperti pada Imendagri no 4 no 22 tentang pencegahan penyebaran virus Covid 19 pada level 1,2, dan 3.

Adapun di Banjarmasin masuk kategori level 2, yang apabila dilaksanakan event kesenian maka kapasitas yang diperkenankan hanya 50 persen.

“Legalitasnya kurang, operator prokesnya kurang, dan SOP pelayanan prosedur di Taman Budaya juga kurang, jumlah dari Taman Budaya dikasih 300, dan apabila ada pelaksanaan acara harus dihadiri setengahnya yakni 150 saja, sementara yang hadir ada 211,” bebernya.

BACA JUGA :  Polda Kalsel Gelar Deklarasi Pilkada Damai

Adapun sanksi yang dijatuhkan adalah sanksi tertulis, sanksi administratif berupa non denda, tujuannya memberhentikan operasional kepanitiaan dan penyelenggaraan kegiatan di kemudian hari.

Sanksi sosial, melibatkan publik maka dipertanggungjawabkan secara publik juga. Yakni dengan membacakan surat pernyataan termasuk permohonan maaf secara terbuka.

Di kesempatan itu, ketua panitia dari XYZ Management membacakan permohonan maaf serta menandatangani pernyataannya di depan anggota Polisi dan media.

Baca Juga