Diduga Adanya Kebocoran, PDAM Balangan Cari Sumber Kerusakan

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit

Headline9.com, PARINGIN – Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Balangan lakukan penggalian, karena diduga adanya kerusakan pada pipa PDAM di Jalan Gunung Pandau, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Rabu (30/03/2022).

Nampak di lokasi tersebut pihak PDAM sedang mencari sumber kebocoran pada jaringan pipa PDAM.

Menurut laporan, rembesan air terjadi sudah sepekan lalu tepat saat adanya mobil angkutan berat yang ambles di daerah tersebut.

Hal itu dibenarkan oleh Kasi Transmisi dan Distribusi PDAM Balangan, Wiyono menerangkan usai mobil truk ambles terlihat ada rembesan air yang keluar tepat di lokasi amblesnya truk tersebut.

BACA JUGA :  Abdul Hadi Berharap CSR Lebih Berpihak kepada Masyarakat

“Jadi ada kemungkinan rusaknya jaringan pipa air PDAM Balangan, sehingga kami perlu untuk melakukan pengecekan sumber rembesan air tersebut” ucap Wiyono

Lanjut ujarnya, pihaknya telah melakukan penggalian dari kemarin Selasa (29/03/2022) hingga hari ini, tetapi sumber bocornya jaringan pipa belum juga ditemukan.

Wiyono mengatakan, ada beberapa kendala pada saat proses pengerjaan dari luas jalan yang sempit dan banyaknya pengendara angkutan berat yang melintas.

“Kendala kami arus lalu lintas jalan yang padat dan jalan yang sempit, jadi sementara kami bersama tim mengatur lalu lintas menjadi buka tutup satu arah,” tambahnya.

BACA JUGA :  Polres Balangan Raih Predikat WBK Tahun 2021

Selain itu, Wiyono bersyukur kerusakan ini tidak berdampak kepada aliran air masyarakat setempat, hingga kini tidak ada keluhan ataupun laporan terkait gangguan sumber air di wilayah tersebut.

“Tidak menimbul dampak apa-apa kepada warga, pihak PDAM juga masih produksi seperti biasa,” tutupnya.

Diketahui, PDAM Kabupaten Balangan akan langsung melakukan perbaikan jika nantinya sumber kebocoran jaringan pipa sudah ditemukan dan pihaknya akan menghentikan pendistribusian air sementara tepatnya selama kurang lebih 2 jam. (Ald)

Baca Juga