Embung Cempaka, Kondsimu Kini!!

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print
Share on reddit
Reddit
EMBUNG CEMPAKA - Semak belukar lebih tinggi dari badan orang dewasa, menutupi hampir sekeliling tanggul embung Cempaka. Rabu (30/3/2022)

Semak Belukar Sampai Pendangkalan Yang Kian Parah

Semak belukar setinggi badan orang dewasa, hampir disekeliling tanggul Embung Cempaka, tak ada akses jalan resmi menuju embung Cempaka, kondisi embung yang tak ada material semen dan pendangkalan yang semakin tahun semakin parah.

Nasrullah, Cempaka

Tak Terawat, seperti itulah kondisi sekilas saat melihat kondisi embung Cempaka saat ini. tingginya dan lebatnya semak belukar di sekitar tanggul cempaka itu sudah menunjukkan tak adanya perawatan berkala terhadap embung Cempaka tersebut.

Padahal, semangat awal membangun embung Cempaka pada 2017 silam adalah untuk dapat menampung air hujan yang selalu menggenangi kawasan permukiman Cempaka setiap hujan turun selama beberapa jam.

BACA JUGA :  Pemkab Banjar Rencanakan Bangun Drainase Modern Sekumpul Tahun 2021

Setelah terbangun diatas tanah milik pemerintah Kota Banjarbaru, embung tersebut juga tak memiliki akses khusus yang dibangun pemerintah. Untuk menuju embung tersebut hanya menggunakan yang dibangun pengembang atau melalui lahan masyarakat setempat.

Tak hanya itu saja, keberadaan embung Cempaka juga seakan tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap tampungan air hujan. Karena setia hujan lebat turun, kawasan Cempaka selalu terendam air. Bahkan ketinggian air sampai sepinggang orang dewasa dan meredam puluhan rumah.

BACA JUGA :  Siaga Karhutla, Dandim Martapura Imbau Masyarakat Banjar dan Banjarbaru Tidak Bakar Lahan

Setelah lebih 10 tahun di bangun, kondisi embung Cempaka jauh dari fungsi maksimal awalnya, bahkan saat ini kondisinya juga cukup memprihatinkan. Tak ada tanggul cor beton, tak ada pintu air, yang terlihat embung tak terawat dengan baik.

Padahal, Harapan ratusan warga Cempaka yang rumahnya selalu terendam air saat hujan turun begitu besar terhadap keberadaan embung. Namun kini, harapan mereka hanyalah sebatas harapan saja, dan kembali berharap ada pemimpin yang benar-benar bisa menyelesaikan masalah Embung Cempaka dan memaksimalkan fungsinya sebagai pengendali banjir.***

Baca Juga