Puskemas Halong Dikunjungi Dinas Kesehatan Kalsel

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, PARINGIN – Kecamatan Halong memperoleh kebanggaan tersendiri, karena Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas/PKM) yang dimiliki mendapatkan kunjungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel.

Kedatangan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan itu, dalam rangka Survei Re-Akreditasi Puskesmas yang di adakan langsung di Puskesmas Uren. Selasa (5/7/22).

Arif Rahmad Hakim selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan SDMK , menjelaskan, UPT Puskesmas Uren adalah salah satu dari 13 puskesmas di Kabupaten Balangan yang mempunyai wilayah yang luas. Puskesmas ini pertama kali memenuhi akreditasi dan mendapatkan kategori bintang 2 (Madya). Menurutnya, survei ini bertujuan untuk meningkatkan mutu dan layanan puskesmas serta kinerja Puskesmas Uren.

“Di dasarkan penilaian kami bahwa penilaian kinerja puskesmas itu persinya sama dengan penilaian akreditasi, instrumen-instrumen yang dinilai itu yang dinilai persis seperti akreditasi juga dan kebetulan puskesmas uren ini memang letaknya di daerah terpencil tetapi di tahun 2019 kita meraih capaian akreditasi di strata madya, dimana sebenarnya ada empat kreteria yaitu dasar, madya, utama dan paripurna, ya kita masih jauh dari paripurna tetapi kita mencoba bertahap, semoga bisa kita lengkapi mulai dari sarana prasarana” ucap Arif Rahmad Hakim

BACA JUGA :  Polres Balangan Akan Gelar Operasi Ketupat Intan 2022, Cek Tanggalnya

Ia berharap, Semoga UPT Puskemas Uren mendapatkan predikat yang lebih baik lagi ke depannya, dan masyarakat puas dengan pelayanan.

Kepala Seksi Yankes Primer Dinkes Prov. Kalsel , Sarkiyah, menuturkan, Survei Re-Akreditasi ini untuk menilai sejauh mana kualitas puskesmas.

“Jadi kegiatan penilaian ini kami lakukan di 13 Kabupaten/Kota, satu Kabupaten itu diwakili satu puskesmas, dimana puskesmas uren mewakili Kabupaten Balangan, adapun yang dinilai untuk kinerja pkm, ada tiga unsur yaitu, pertama administrasi atau manajen, kedua cakupan pelayanan baik UKP maupun UKM, ketiga yaitu mutu pelayanan. Jadi untuk mutu pelayanan itu apakah yang dilaksanakan disini sudah memenuhi standar seperti SOP yang sudah ditetapkan, kemudian kami melihat apakah SOP itu dijalankan dengan baik kemudian apakah output nya dalam hal ini mencapai cakupan itu sudah sesuai target apa belum, kemudian yang terakhir outcome nya yaitu kepuasan pasien, nah itu tadi yang akan kami lihat”.

BACA JUGA :  Pemkab Balangan Serahkan Uang Saku Atlit Balangan PON Papua

Lanjutnya, Dimana instrumen dari penilaian kinerja ini tidak jauh berbeda dari akreditasi “jadi penilaian ini juga sebagai bahan bagi teman-teman di pkm karena kedepannya mereka harus re-akteditasi yang mana jika mereka tidak tere-akreditasi mereka tidak bisa bekerja sama dengan BPJS jadi ini sebagai bahan pembelajaran awal untuk menanti akreditasi, tentu ini sangat menunjang sekali kinerja pelayanan puskesmas.”

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Uren Rahmad Yusliyansyah berharap Puskesmas Uren mendapatkan predikat yang lebih baik lagi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kami berharap Puskesmas Uren mendapatkan predikat Paripurna. Karena posisi di tahun 2019 kemarin mendapatkan predikat Madya, paling tidak kami menginginkan Predikat Utama di tahun 2022 bulan November ini,” harapnya.

Baca Juga

%d blogger menyukai ini: