Penyesuain Tarif Rekening Air PTAM Bandarmasih Dapat Respon Positif

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BANJARMASIN – Rencana penyesuaian tarif rekening air PT. Air Minum Bandarmasih (Perseroda), mendapat respon yang positif dari beberapa pihak.

Hal itu, terungkap dalam Konsultasi Publik, di Aula PT. Air Minum Bandarmasih, Selasa (2/8/2022) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, BPKP Kalimantan Selatan, yang dihadiri oleh Rudy M Harahap, Kementerian Dalam Negeri, yang dihadiri oleh Riris Prasetyo, Lurah Kota Banjarmasin, perwakilan LSM dan Tokoh Masyarakat, dan juga Direksi PT. Air Minum Bandarmasih.

Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan, untuk menggali informasi dan masukan dari para Stakeholder dan tokoh masyarakat, terkait penyesuaian tarif rekening air PT. Air Minum Bandarmasih.

Direktur Utama (Dirut) PT. Air Minum Bandarmasih, Ir Yudha Achmady mengatakan, dari hasil konsultasi publik yang digelar hari ini, PT. Air Minum Bandarmasih dipersilahkan untuk melakukan penyesuaian tarif, namun dengan catatan harus bisa meningkatkan pelayanannya.

“Kemudian melakukan sosialisasi langsung ke masyarakat hingga ke tingkat yang paling bawah,” ujar Yudha.

“Jadi pasca pertemuan ini, kita akan melaksanakan sosialisasi ke tingkat RT, Lurah, dan lain-lain, selama bulan Agustus ini,” tambahnya.

Ia juga memaparkan, untuk peningkatan pelayanannya nanti, meliputi penambahan debit air baku yang saat ini sudah dilaksanakan, kemudian akan melakukan penambahan pipa ke daerah Sungai Andai, dan kawasan Kecamatan Banjarmasin Barat, untuk meningkatkan tekananannya.

BACA JUGA :  H+5 Idul Fitri, Arus Balik ke Banjarmasin Meningkat, ke Surabaya Menurun.

“Otomatis kalau tekanannya meningkat, maka pendistribusian kita akan membaik. Agar air bisa mengalih 24 jam penuh, ke daerah-daerah tersebut, tentunya dengan kuantitas dan kualitas yang baik,” papar Yudha.

Dirut juga membeberkan, untuk penyesuaian tarif tersebut, direncanakan akan berlaku mulai bulan September mendatang.

“Jadi yang pastinya kita sosialisasikan dulu, baru nanti akan mulai kita terapkan untuk penyesuaian tarifnya,” beber Dirut.

Yudha juga mengungkapkan, untuk penyesuaian tarif yang baru nanti, kenaikan sebesar 10% atau berkisar sekitar Rp100 perkubiknya.

“Jadi kalau dirata-ratakan nanti itu sekitar Rp1.100 perkubiknya untuk yang EMDRnya, dari yang sebelumnya Rp.1.000 perkubiknya,” ungkap Yudha.

“Namun, untuk yang EMDR atau golongan 1 nya nanti juga akan mendapat subsidi, jadi sekitar 26 ribu pelanggan nantinya, yang akan mendapatkan subsidi itu,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala BPKP Wilayah Kalsel, Rudy M Harahap menyarankan kepada pihak PT. Air Minum Bandarmasih, agar bisa membangun dan mendapatkan kepercayaan yang lebih dari masyarakat.

“Jadi harus ada CSRnya, seperti memberikan beasiswa kepada anak yang tidak mampu, jadi tidak hanya mementingkan kepentingan bisnisnya sendiri. Sehingga pihak PT. Air Minum Bandarmasih bisa mendapat kepercayaan yang dari masyarakat,” ucap Rudy.

Selain itu, Ia juga menyarankan, agar PT. Air Minum Bandarmasih bisa menerapkan sistem remunrasi berbasis kinerja.

BACA JUGA :  Ketua ALFI Kalsel Angkat Suara Tentang Tudingan Miring Buntut Aksi Cabut Subsidi Solar

Dalam hal tersebut, PT. Air Minum Bandarmasih diminta untuk meningkatkan servis dan pelayanan terhadap pelanggan.

“Jadi apabila servis dan pelayanannya lambat, maka para pelanggan harus diberikan konpensasi, jadi untuk bulan yang berikutnya, pembayaran pelanggan bisa lebih murah,” jelas Rudy.

“Dari mana uang konpensasinya, bisa dari remunrasi gajih komisaris sampai kebawah dipotong incomenya,” lanjutnya.

Begitu pula, apabila servis dan pelayanan mengalami peningkatan menjadi lebih baik, maka pihak PT. Air Minum Bandarmasih juga akan reward (penghargaannya).

“Karena sekarang sudah menjadi PT jadi harus lebih profesional dalam proses kerjanya,” kata Rudy.

“Jadi dari hasil kerjanya, semuanya ada mendapatkan rewardnya, baik itu reward yang positif, maupun yang negatif,” lanjutnya.

Disamping itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina berharap, dalam kegiatan hari ini bisa menghasilkan keputusan dan kesepakatan, terkait hal tersebut.

“Selain itu, Ibnu juga berharap, agar penyesuaian tarif rekening PT. Air Minum Bandarmasih, bisa diterima dan dimaklumi oleh masyarakat Kota Banjarmasin,” harap Ibnu, usai membuka kegiatan tersebut.

Pasalnya, selama 5 tahun terakhir, PT. Air Minum Bandarmasih mengalami produksi rugi.

Oleh sebab itu, kata Ibnu, penyesuaian tarif ini bisa disetujui, agar layanan PT. Air Minum Banjarmasin bisa menjadi lebih baik lagi.

“Tentunya dengan catatan bisnis plannya harus dibaiki,” pungkasnya.

Baca Juga