Kasus Proyek Sungai Bakung Naik Penyidikan

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Dalam rangka Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) Tahun 2018  Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar membagikan stiker kepada pengguna Jalan, tepatnya Jalan A Yani, KM 38 di simpang 4 Sekumpul.

Dipimpin langsung oleh Kajari Kabupaten Banjar Muji Martopo pembagian stiker mengangkat tema “Melangkah Pasti, Cegah dan Berantas Korupsi” dan langsung menempelkan di kendaraan roda 4 dan 2

Kepala Kejaksaan Negeri kabupaten Banjar Muji Martopo mengatakan, pembagian stiker bertujuan untuk mengingatkan kembali begitu bahaya tindak pidana korupsi. Sehingga, aparat penegak hukum khususnya Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar mengajak masyarakat bersama-sama melakukan pencegahan.

“Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar juga melakukan penindakan terhadap perkara tindak pidana korupsi sebagaimana diamanatkan oleh pak Jaksa Agung bahwa penindakan harus seiring dengan pencegahan sehingga apa yang dilaksanakan nanti bermanfaat bagi masyarakat, ”katanya.

BACA JUGA :  Meski Sulit dan Penuh Tantangan, Puskesmas Telaga Bauntung Sukses Tingkatkan Capaian Imunisasi MR

Dikatakan Muji, saat ini Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar sudah melakukan proses hukum beberapa  kasus korupsi yang ditangani. Diantaranya sudah menindak tiga perkara kasus korupsi di Kabupaten Banjar, ada dua  tunggakan penyidikan perkara yang masih dalam penanganan, mudah-mudahan tahun ini kita bisa tuntaskan semua perkara.

“Untuk satu perkara kita sudah naikkan statusnya kepada tahap penyidikan, antara lain perkara dugaan penyimpangan pada pembangunan pasar Bakung Kecamatan Sungai Tabuk, ”ucapnya.

Ditambahkannya, pihak kejaksaan negeri kabupaten banjar Bukan hanya penindakan yang dilakukan, tetapi juga pencegahannya. Antara lain melakukan sosialisasi mengenai korupsi, kemudian ada program jaksa masuk sekolah, ada tim pengawalan dan pengamanan pemerintahan dan bangunan.

BACA JUGA :  IKM Kertak Hanyar Buat 1500 Masker Kain Sasirangan

“Kita dampingi rekan-rekan ASN dalam melaksanakan kegiatan proyek-proyek pembangunan sehingga tidak ada lagi anggapan atau takut dengan aparat penegak hukum sehingga rekan-rekan ASN berani mengambil risiko untuk segera melaksanakan pekerjaannya, ”tuturnya.

Dia berharap semoga, dalam peringatan hari anti korupsi sedunia tahun 2018,  aparat penegak hukum kejaksaan bersama-sama dengan masyarakat bahu membahu untuk melakukan pencegahan sehingga program-program yang dilaksanakan oleh pemerintah dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Tentunya harapan kami kasus dugaan penyimpangan di dalam perjalanan dinas selesai di tahun 2018 ini penyelidikannya,”pungkasnya. (sairi)

Baca Juga