Kamis, April 3, 2025
BerandaBalanganBappedalitbang Balangan Gelar Sosialisasi Penilaian Inovasi Daerah

Bappedalitbang Balangan Gelar Sosialisasi Penilaian Inovasi Daerah

Headline9.com, PARINGIN – Bappedalitbang Kabupaten Balangan gelar sosialisasi tentang peraturan Bupati Balangan, Nomor 40 tahun 2021 tentang pelaksanaan inovasi daerah bertempat di Aula Benteng Tundakan Kecamatan Paringin Selatan Selasa (1/11/2022).

Kegiatan ini ditujukan sebagai inventarisasi, monitoring, evaluasi serta pendampingan Inovasi daerah sebagai tindak lanjut dari Instruksi Bupati mengenai inovasi daerah kabupaten Balangan agar tumbuh dan berkembang hingga menjadi budaya inovasi pada Pemerintah Kabupaten Balangan.

Acara dihadiri oleh seluruh Perangkat Daerah, Puskesmas, BUMD serta Perusahaan Milik Daerah Kabupaten Balangan.

Kabid Bappedalitbang Inovasi Daerah Balangan Hariyanto sebagai narasumber mengatakan, kriteria inovasi daerah mengandung pembaharuan seluruh atau sebagian unsur inovasi serta bermanfaat bagi daerah dan masyarakat.

BACA JUGA :  19 Desa di Balangan Gelar Pilkades

“Tidak mengakibatkan pembenahan atau pembatasan pada masyarakat yang tidak sesuai dengan peraturan UU, juga merupakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah serta dapat direplikasi,” ujarnya.

Sedangkan lanjutnya, penyusunan inovasi daerah juga di lakukan penulisan profil inovasi, terdiri dari rancangan, tujuan, manfaat dan hasil.

Ia juga menjelaskan pelaksanaan inovasi daerah sudah dimulai sejak awal tahun 2022, dari SKPD hingga Kecamatan dan Puskesmas yang ada di Balangan.

“Inti dari kegiatan hari ini ialah bagaimana Peraturan Bupati ini dapat dilaksanakan oleh SKPD, Kecamatan dan Puskesmas,”sebutnya.

BACA JUGA :  Wujudkan Balangan Tertib ukur, DKUKMPP Gelar Tera Ulang Pasar

Sementara itu sebagai JF Peneliti, Siti Fatimah menyebut, ada 14 inovasi daerah, yang masuk dalam lomba inovasi Balangan Bailang.

“Diantara adainovasi batutukar, pelayanan pendidikan di daerah terpencil dan sistem surat masuk serta Ada inovasi dari Pol-PP yakin lalisa,”katanya.

Terakhir Siti menyebutkan, untuk ke 14 inovasi tersebut sudah dilakukan monitoring dan evaluasi

“Kemudian ada penilaian juri yang kita rekrut dari akademisi, Kemendagri dan Link B dan dari Bupati Balangan,” tutupnya.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular