Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. advertorial2
  4. »
  5. Baru Tercapai 23,71 Persen, Pengguna Air Permukaan di Tala Nambah…

Baru Tercapai 23,71 Persen, Pengguna Air Permukaan di Tala Nambah Lagi

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, PELAIHARI – Hingga Agustus 2023, Pajak Air Permukaan (PAP) yang dikumpulkan melalui puluhan perusahaan di Kabupaten Tanah Laut (Tala) telah menghasilkan angka pendapatan sebesar Rp1,9 miliar lebih atau sekitar 23,71%.

Kepala Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Pelaihari, Rahmanita Arifin, mengungkapkan, ada pergerakan yang cukup signifikan pada Agustus ini. Bahkan, pendapatannya melampui realisasi Juli lalu yakni mencapai Rp1,8 miliar lebih atau secara presentase sebesar 21,80%.

“Yang jelas, setiap bulannya terhitung Senin – Kamis kami terus melakukan monitoring ke seluruh perusahaan,” ujarnya kepada headline9.com, Sabtu (26/8) siang.

Masuk semester I (triwulan III), jumlah perusahaan di Tanah Laut (Tala) yang turut menyumbangkan PAP menunjukkan pertumbuhan positif. Sebelumnya, tercatat hanya 25 perusahaan dan kini berhasil bertambah. Artinya, juga bakal berimbas baik terhadap pendapatan daerah.

BACA JUGA :  M Rusli Lantik PAW BPD Dua Desa Di Kecamatan Satui

“Kami kemarin juga sudah mendapatkan dua wajib pajak pengguna air permukaan. Jadi totalnya sudah ada 27 perusahaan dan ini terus kita lakukan sosialisasi,” ungkapnya.

Dari hasil capaian pendapatan Pajak Air Permukaan (PAP) dari bulan ke bulan (month to month) yang dikumpulkan UPPD Pelaihari tercatat bergerak positif. Sejak Januari – Februari 2023 rata-rata realisasinya mencapai Rp320 juta – Rp500 juta lebih atau 3,84% – 6,01%.

Sementara, April mengalami pertumbuhan positif yakni sebesar 10,82% jika dibandingkan Maret yang hanya tercapai 8,04%. Dari Juni 2023 tercatat naik sekitar 13,97%. Jika dibandingkan Mei lalu, bertumbuh 10,82%.

BACA JUGA :  BRIN Tawarkan Waste Water Managemen dan Ai, Kebun Raya Banua Jadi Percontohan Regional Kalimantan

“Maret sekitar Rp670.082.450 lalu April naik diangka Rp901.987.826. Juni sebesar Rp1.363.007.511 sedangkan Mei berkisar Rp1.164.983.020,” paparnya.

Apabila dilihat dari presentase, pertumbuhan angka penerimaan PAP di Tanah Laut berangsur-angsur baik. Buktinya, Juli – Agustus, rata-rata bekisar 21,80% – 23,71%.

“Nah, penerimaan di Juli itu tercapai Rp1.817.513.308. Sedangkan, Agustus sebesar Rp1.976.289.126,” beber mantan Kepala UPPD Samsat Banjarbaru tersebut.

Ditempat berbeda, Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Kalsel, Riandy Hidayat, mengatakan, saat ini penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP) yang terkumpul secara keseluruhan mencapai 20,89%.

“Atau terealisasi sebesar Rp10 miliar lebih. Kita menargetkan bisa tercapai 100% dan diharapkan mampu merealisasikan Rp20 miliar pada Desember mendatang,” singkatnya.

Editor : Lintang

Baca Juga