Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Balangan
  4. »
  5. Pastikan Upaya Tepat Sasaran, BAAS Nasional Lakukan Monitoring

Pastikan Upaya Tepat Sasaran, BAAS Nasional Lakukan Monitoring

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, BALANGAN – Sebagai wujud komitmen dan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Balangan terhadap permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat yaitu percepatan penurunan stunting terus dilakukan.

Hal tersebut dibuktikan pada saat hasil monitoring pelaksanaan program Bapak Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) PT. Adaro di Kabupaten Balangan oleh BAAS Nasional, bertempat di Aula Benteng Tundakan, Paringin Selatan, Senin (6/11/2023).

Ketua BAAS Nasional, Dwi Listyawardani, mengatakan monitoring dilakukan agar upaya penanganan stunting di daerah itu bisa berjalan dengan efektif dan tepat sasaran.

Menurut dia, langkah yang diambil pemerintah daerah setempat sudah berjalan dengan baik, namun ada beberapa kegiatan yang perlu diperkuat lagi, sehingga upaya penanganan stunting bisa semakin cepat.

BACA JUGA :  BPS dan OPD Pemkab Balangan Gelar Rakorda Regsosek 2022

“Di Balangan semuanya sudah on the track, hal tersebut dibuktikan dengan turunnya angka stunting di sini, semua pilar dan pentahelix sudah berjalan, tinggal tematiknya diperkuat serta semua harus dijaga agar target 10 persen bisa kita raih bersama-sama,” pintanya.

Menanggapi hal ini, Bupati Balangan, Abdul Hadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan para pihak salah satunya Adaro dan mitra kerja melalui dana CSRnya dalam mendukung penanganan stunting di Kabupaten Balangan.

Karena keterlibatan Adaro Group pada BAAS tersebut merupakan partisipasi nyata untuk menangani salah satu prioritasnya yang mana juga termasuk prioritas nasional.

BACA JUGA :  Balai Besar POM Banjarmasin Berikan Sertifikat Untuk 18 Sekolah di Balangan

“Upaya kita semua di Balangan selama ini termasuk dari keluarga besar PT. Adaro membuahkan hasil yang cukup signifikan. Berdasarkan EPPGBM menunjukkan penurunan yang konsisten dari 25,78 persen, kemudian menjadi 17,91 persen dan turun lagi 14,91 persen pada tahun 2022,” ujarnya.

Turut hadir Perwakilan CSR PT. Adaro Energy Indonesia, Okty Damayanti beserta jajaran, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, Ramlan, perwakilan kepala SKPD dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga