Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Tanah Bumbu
  4. »
  5. DKBP3A Tanbu Gelar GDPK 5 Pilar 

DKBP3A Tanbu Gelar GDPK 5 Pilar 

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Hedaline9.com, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melalui Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DKBP3A) menggelar Ekspose Akhir Penyusunan dan Pemanfaatan dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) 5 pilar.

Kegiatan tersebut dibuka Plt. Asisten Administrasi Pembangunan, Narni. SKM, Kamis (9/11)  di Hotel Eboni, Kelurahan Batulicin.

“Ini merupakan acuan dalam penyusunan serta pemanfaatan dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan 5 pilar, agar terarah, tepat sasaran, tepat waktu serta sinergis antar sektor wilayah,” ucapnya.

BACA JUGA :  Jaga Stabilitas dan Ketersediaan Bahan Pokok, Satgas Pangan Tanah Bumbu Lakukan Monitoring

“Semoga dengan momentum penting ini, kita semua terus berupaya untuk bekerja dan berdo’a dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan daerah kita,” paparnya.

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 153 Tahun 2014 tentang GDPK, memberi amanat agar setiap tingkatan wilayah dapat menyusun suatu Rancangan Induk/Grand Design Pembangunan Kependudukan (RIPK/GDPK) untuk merekayasa dinamika kependudukan di daerah.

Lanjutnya, GDPK merupakan pembangunan terencana disegala bidang untuk menciptakan kondisi ideal antara perkembangan kependudukan dengan daya dukung dan daya tampung lingkungannya.

BACA JUGA :  Menuju Peningkatan Ekonomi Keluarga, DP3AP2KB Gelar Pelatihan UPPKA

“Meski itu, diharapkan adanya penyusunan GDPK 5 pilar dan kerjasama yang dilakukan antara Pemerintah Daerah, baik masyarakat serta stakeholder terkait, dapat membantu memberikan arah kebijakan pelaksanaan selama kurun waktu tertentu secara efektif, efisien terukur, konsisten, terintegrasi, melembaga dan berkelanjutan di bidang kependudukan,” ungkapnya.

“Selain itu demi terwujudnya penduduk yang berkualitas, sebagai modal pembangunan untuk mencapai Tanbu Maju, Mandiri, dan Sejahtera, selain itu, untuk meraih bonus Demografi Indonesia 2030,” pungkasnya. (MHL)

Baca Juga