Headline9.com, BANJARMASIN – Harga minyak goreng kemasan rakyat merek ‘MinyakKita’ di Kalsel tembus Rp15.000. Padahal sesuai aturan, Harga Eceran Tertinggi (HET) hanya berkisar Rp14.000.
Ini juga terlihat fakta di lapangan bahwa minyak goreng kemasan hasil subsidi pemerintah diketahui memang sedang mengalami kenaikan.
Salah seorang pedagang, Irma, mengaku memang MinyakKita yang awalnya hanya Rp14.000 dari distributor dan dijual tingkat pengecer seharga Rp15.000. Kenaikan ini mau tak mau pedagang ecer terpaksa menjual Rp16.000 per kemasan.
“Harganya naik. Kami pun dapat untung cuma Rp1.000 per kemasan,” ujarnya, Jumat (1/12) sore.
Tak hanya tingkat pedagang pengecer saja, sejumlah pasar termasuk Antasari, Kalindo dan Sederhana juga turut menukik harga dari Rp15.000 sampai 16.000. Meski mengetahui besaran HET adalah Rp14.000.
Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel, Nurul Fajar Desira, melalui Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri, Sutikno, tak menampik atas adanya kenaikan harga minyak goreng.
Hal ini disebabkan adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu sehingga berdampak terhadap ongkos angkutan.
“Terjadi juga penyesuaian terutama pada jalur angkutan laut dan darat,” jelas Sutikno, di ruang kerjanya, Banjarmasin, Jumat (1/12).
Sementara, tak hanya ditingkat pedagang pengecer luar yang terpaksa harus menaikkan harga. Tiga pasar di Banjarmasin turut ikut menjajakan dengan harga sama mentok seharga Rp16.000. Bahkan, ada yang menembus harga berkisar Rp17.000 – Rp20.000.
“Kemasan itu Rp20.000, curah kuning Rp14.000 dan sederhana Rp17.000,” ungkapnya.
Disisi lain, kenaikan juga terjadi pada komoditi gula pasir. Yang sebelumnya hanya berkisar Rp13.500 kini serat menjadi Rp15.500. “Naik sebesar Rp2.000 kenaikannya memang dari distributor,” bebernya.
Dari data, tercatat pedagang di pasar tradisional di Kota Seribu Sungai (Banjarmasin) juga mentok menjual sekilonya Rp17.500 untuk jenis pasir.
“Gula pasir dalam kemasan dijual rata-rata per kilogramnya (kg) kini Rp18.000,” tutupnya.
Reporter : Riswan Surya
Editor : Nasrullah