Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Nasional
  4. »
  5. Kisah Keluhan Nagakanni: Mobil Perodua Bezza Rusak 8 Jam Setelah…

Kisah Keluhan Nagakanni: Mobil Perodua Bezza Rusak 8 Jam Setelah Pembelian

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, JAKARTA – Nagakanni Subramaniam, pengguna Facebook asal Malaysia, menyatakan kekecewaannya terhadap Perodua, pabrikan mobil, setelah mobil baru yang ia beli dikabarkan rusak dalam waktu 8 jam. Kejadian tersebut ia bagikan di akun Facebooknya, dengan menjelaskan spesifikasi Perodua Bezza 1.3 X yang baru saja dibelinya.

Mobil yang dibeli Nagakanni, Perodua Bezza 1.3 X, merupakan sedan yang dilengkapi mesin hemat bahan bakar berkapasitas 1.3L, dengan konsumsi bahan bakar mencapai 22 km/liter dalam pengujian internal. Mobil ini memiliki desain modern, seperti lampu LED, gril depan berlapis krom, dan velg aluminium 15 inci dengan desain palang 10.

Dari segi fitur, versi 1.3 liter Perodua Bezza dilengkapi dengan kunci pintar, tombol start-stop engine, dan paket Advanced Safety Assist (ASA) versi 2.0. Fitur keamanannya meliputi Pedestrian Detection, Pre-Collision Warning, Pre-Collision Braking, Front Departure Alert, dan Pedal Misoperation Control.

BACA JUGA :  Scan Ulang STB ANTV Buat Program Supermarket Sweep Indonesia

Kronologi Mobil Baru Rusak dalam 8 Jam

Sayangnya, Nagakanni tidak sempat merasakan fitur-fitur tersebut karena mobil baru tersebut mengalami kerusakan hanya dalam 8 jam setelah pembelian pada tanggal 17 Oktober 2023. Ia menjelaskan bahwa mesin mobil gagal menyala pada pukul 19.40 waktu setempat. Keesokan harinya, mobil ditarik ke pusat servis Perodua di Segamat, di mana Nagakanni meminta unit pengganti. Namun, proses mendapatkan unit baru terhambat oleh keputusan dari kantor pusat Perodua, memakan waktu dua minggu hingga satu bulan.

Pada 9 November 2023, Nagakanni mendapat telepon dari En Sufian, Customer Sales Executive kantor pusat Perodua, yang mengungkapkan bahwa mesin mobil rusak karena ditemukan benda asing seperti gula. Nagakanni mempertanyakan temuan tersebut, mengingat ia tidak membawa makanan atau gula selama 8 jam. Pada 4 Desember 2023, tenaga penjual dari Pusat Jualan Harapan Terang meminta dokumen untuk skema pinjaman kedua, namun Nagakanni menolak karena masih melunasi cicilan mobil pertamanya.

BACA JUGA :  Tampil di HUT SMSI ke-5, Prof. Yuddy Apresiasi Resolusi PBB Untuk Hentikan Serangan Rusia  

Pada 8 Desember 2023, Nagakanni dikabari bahwa Perodua belum menyetujui penggantian mobil rusaknya dengan unit baru. Hingga 2 Januari 2024, Nagakanni masih belum mendapatkan kejelasan mengenai mobilnya atau unit pengganti. Sementara itu, ia masih harus membayar cicilan setiap bulan.

“Saya masih belum mendapatkan jawaban yang jelas dari Perodua, meskipun sudah lebih dari 2 bulan. Tapi saya masih harus membayar cicilan setiap bulan. Saya harap teman-teman Facebook bisa membagikan postingan ini agar Perodua bisa menyelesaikan masalah ini. Saya hanya menuntut hak saya,” tulis Nagakanni dalam unggahannya.

Nampaknya, Nagakanni juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat, sebagaimana terlihat dalam foto laporan polisi yang diunggahnya.

Baca Juga