Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. Kapuas
  4. »
  5. Pj Bupati Kapuas Hadiri Pasar Murah oleh Pemprov Kalteng

Pj Bupati Kapuas Hadiri Pasar Murah oleh Pemprov Kalteng

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, Kuala Kapuas – Penjabat (Pj) Bupati Kapuas Erlin Hardi menghadiri kegiatan pasar murah 2024, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng di Empat lokasi, yakni Kecamatan Basarang, Kecamatan Selat, Kecamatan Pulau Petak dan Kecamatan Kapuas Timur, Selasa (19/3/2024).

“Agenda yang saya hadiri bersama para pejabat lingkup Pemkab Kapuas, yakni kunjungan kerja Pak H Edy Pratowo yang tidak lain sebagai Wagub Kalteng. Kunker beliau dalam rangka pelaksanaan pasar murah Kalteng Berkah,” ucap Erlin Hardi.

Atas terlaksananya pasar murah ini, pihaknya mengapresiasi Pemprov Kalteng dan sekaligus mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Kalteng Bapak Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Kalteng Bapak Edy Pratowo. “Karena di pasar murah ini harga beras 10 kilogram dengan harga Rp 10 ribu. Itu disubsidi Pemprov Kalteng,” katanya.

BACA JUGA :  Sekda Kapuas : Uji Kompetensi Tenaga Kontrak di Kapuas Direncanakan November

Sementara, pada acara pembukaan pasar murah Wagub Edy Pratowo mengatakan bahwa pasar murah ini dilaksanakan dalam rangka stabilisasi harga pangan dan juga untuk mengatasi inflasi daerah, apalagi saat ini bulan suci Ramadan.

“Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau merupakan Lumbung Padi Kalimantan Tengah. Tahun ini akan dibangun Rice To Rice (RTR) yaitu mesin untuk penggilingan padi/pengolahan padi, yang pabrik padinya berada di Pangkoh,” ujarnya.

BACA JUGA :  Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) SMA Negeri 1 Kapuas

Wagub menjelaskan, kehadirannya di Kabupaten Kapuas di bulan suci Ramadan ini adalah untuk memantau harga kebutuhan bahan pokok apakah ada kenaikan atau tidak, serta membantu masyarakat yang ingin mendapatkan beras murah.

“Di pasar murah ini harga beras 10 Kg sebenarnya senilai Rp175 ribu, namun Pemprov Kalteng memberikan subsidi sebesar Rp155 ribu, sehingga masyarakat hanya menebus dengan harga Rp 20 ribu,” sebut Wagub.

Baca Juga