Search
Close this search box.
  1. Home
  2. »
  3. bappedalitbang
  4. »
  5. Harmonisasi Pembangunan: Asistensi Renja 2025 oleh Bappedalitbang Kabupaten Banjar

Harmonisasi Pembangunan: Asistensi Renja 2025 oleh Bappedalitbang Kabupaten Banjar

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

Headline9.com, MARTAPURA – Sehubungan dengan dilaksanakannya Penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2025, Bappedalitbang melalui Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam lakukan pendampingan/ asistensi Penyusunan Rancangan Renja 2025 SKPD Mitra Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, pada hari Rabu dan Kamis (27 – 28 Maret 2024) bertempat di klinik perencanaan  Bappedalitbang Kabupaten Banjar.

Acara ini dipimpin oleh Dedy Nurmadi, S.IP, M.Si. Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Manusia yang di damping oleh Kepala Sub Bidang Ekonomi, Gusti Rizki Azhari dan Kepala Sub Bidang Sumber Daya Alam, Irma Vidya.

Anggota rapat terdiri dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar, Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banjar, DKUMPP Kabupaten Banjar dan DPMPTSP Kabupaten Banjar.

Dedy dalam sambutannya menyampaikan bahwa Penyusunan rencana kerja tahun 2025 merupakan bagian dari tahapan penyusunan perencanaan pembangunan daerah khususnya dalam menentukan prioritas program dan kegiatan pembangunan yang dituangkan dalam rencana kerja perangkat daerah.

BACA JUGA :  Bappedalitbang Kabupaten Banjar sosialisasikan E-walidata SIPD RI

Renja Perangkat Daerah Tahun 2025 memuat antara lain program, kegiatan, sub kegiatan, lokasi, dan kelompok sasaran yang disertai indikator kinerja dan pendanaan sesuai dengan tugas dan fungsi setiap
Perangkat Daerah, yang disusun berpedoman pada Perubahan Kedua Renstra 2021-2026, dimana Dalam penyusunan dokumen Renja, Perangkat Daerah diarahkan untuk menyesuaikan program dan kegiatan yang mendukung program prioritas, dan 44 proyek prioritas, serta memprioritaskan Standar Pelayanan Minimal (SPM), dan sinkronisasi prioritas program dengan provinsi dan nasional.

Irma Vidya menambahkan tentang rancangan awal Renja mencakup perumusan rencana program, kegiatan, sub kegiatan, indikator kinerja, pendanaan indikatif, lokasi kegiatan dan kelompok sasaran berdasarkan rencana program, kegiatan, sub kegiatan, indikator kinerja, pendanaan indikatif, lokasi kegiatan dan kelompok sasaran pada rancangan awal RKPD. Penyempurnaan Rancangan awal Renja Perangkat Daerah agar mengacu pada Prioritas Pembangunan Daerah dan Program Perangkat Daerah.

BACA JUGA :  Bupati Banjar Tandatangani Perjanjian Komitmen Inovasi Daerah

Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Dedi Nurmadi menjelaskan kepada SKPD Mitra Sub Bidang Ekonomi terkait Panduan Penyempurnaan  Rancangan Awal Renja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2025.

“SKPD mitra diharapkan Segera menyempurnakan Rancangan Awal Renja Perangkat Daerah tahun 2025 berdasarkan Surat Edaran dan hasil Forum Perangkat Daerah serta melaksanakan penginputan ke dalam aplikasi SIPD RI, Memperhatikan dan mempedomani Surat Edaran dalam hal penyusunan dokumen perencanaan serta Template Peyusunan Rancangan Awal Renja berpedoman pada Pemendagri nomor 86 tahun 2017. Diharapkan setelah kegiatan ini, Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2025 khususnya pada Sektor Perekonomian dapat lebih terarah, sehingga menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas. (Bappedalitbang)

Baca Juga