Headline9.com, BANJARMASIN – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) telah berhasil menciptakan sebuah sunscreen spray inovatif yang memanfaatkan teknologi nanopartikel berbahan dasar limbah rambut jagung. Produk ini tidak hanya menawarkan perlindungan kulit yang efektif terhadap sinar ultraviolet (UV), tetapi juga berkontribusi pada upaya pengelolaan limbah pertanian yang berkelanjutan.
Tim PKM-K SJERA, yang bertanggung jawab atas pengembangan produk ini, menyatakan bahwa inovasi mereka berupaya mengatasi dua isu utama: perlindungan kulit yang optimal dan pemanfaatan limbah pertanian secara berkelanjutan. Rambut jagung, yang biasanya diabaikan sebagai limbah, diolah menjadi bahan aktif berbasis nanopartikel yang memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap dan memantulkan sinar UV.

“Dengan penerapan teknologi nanopartikel, kami berhasil menciptakan sunscreen yang tidak hanya mampu melindungi kulit dari sinar UV dengan efisiensi tinggi, tetapi juga memiliki daya serap yang lebih baik,” ujar perwakilan Tim PKM-K SJERA.
Produk ini juga diapresiasi karena potensinya dalam mengurangi jumlah limbah pertanian yang sulit didaur ulang. “Inovasi ini tidak hanya menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan secara kreatif, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan,” tambah mereka.
Sunscreen spray berbahan dasar limbah rambut jagung ini telah melalui serangkaian proses formulasi dan kini telah dipasarkan di berbagai tempat, termasuk kampus, masyarakat umum, dan platform daring seperti Shopee. Diharapkan, produk ini dapat menjadi alternatif yang aman, efektif, dan ramah lingkungan bagi masyarakat luas.