headline9.com, RANTAU – Sorotan lampu panggung, tepuk tangan ribuan penonton, dan alunan musik dari Sonet2 Band menjadi saksi berakhirnya Tapin Art Fest 2025, Rabu malam (6/8/2025), di Ruang Terbuka Publik (RTP) Rantau Baru.
Bukan sekadar seremoni penutupan, malam itu menjadi momen yang akan lama dikenang masyarakat Tapin. Ridho Rhoma, putra raja dangdut Rhoma Irama, tampil memukau—dan bahkan berduet langsung dengan Bupati Tapin, H Yamani, dalam lagu legendaris “Menunggu”.
“Alhamdulillah, masyarakat Tapin terhibur. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut tiap tahun,” ucap Bupati usai tampil di panggung.
Sebelum Ridho, panggung lebih dulu diisi oleh Fanny Soegi, musisi indie yang tengah naik daun. Suaranya yang lembut dan syair-syair penuh makna menyihir penonton dengan lagu-lagu seperti Raksa, Komang, Asmalibrasi, hingga Rahayu.
Penampilan kedua musisi nasional ini menjadi penutup manis dari rangkaian festival yang telah digelar selama beberapa hari.
Tak hanya menampilkan hiburan, Tapin Art Fest 2025 juga membuktikan bahwa Tapin sedang tumbuh percaya diri di panggung budaya nasional.
Bupati Tapin H Yamani, saat menutup acara secara resmi, menyebut festival ini sebagai simbol kebangkitan ekonomi kreatif dan budaya lokal.
“Tapin Art Fest bukan hanya ajang seni, tapi momentum memperkenalkan kekayaan budaya dan produk kreatif Tapin ke khalayak luas,” ujar Bupati.
Sebagai bagian dari program Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata RI, festival ini dirancang dengan konsep inklusif—menggabungkan pertunjukan seni tradisional dan modern, parade busana daerah (Fashion Carnival), pameran UMKM, hingga lomba kreatif lintas usia.
Asisten Administrasi Umum Pemprov Kalsel, Dinansyah, yang hadir mewakili Gubernur, juga mengapresiasi festival ini.
“Kreativitas dari Tapin jangan sampai padam. Ini adalah awal dari pembangunan budaya yang berdaya saing. Harapan kami, semangat Tapin Art Fest jadi api yang terus menyala di seluruh Banua,” ungkapnya.

