1. Home
  2. »
  3. Featured
  4. »
  5. Pemanjat Tebing Terima Penghargaan

Pemanjat Tebing Terima Penghargaan

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Print
Reddit

 

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Empat atlet panjat tebing Kabupaten Banjar menerima piala penghargaan atas keberhasilan di even Kejurprov FPTI Kalsel 2019. Diserahkan langsung oleh Bupati Banjar H Khalilurrahman, setelah apel pagi di halaman kantor pemerintah daerah Kabupaten Banjar, kemarin.
Kejurprov FPTI Kalsel yang digelar di Venue Panjat Dinding Taman Kijang Mas, Pelaihari, Tanah Laut, pada 28 – 30 Juni 2019 lalu. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Banjar mengirim 8 atlet mereka.
Hasilnya, FPTI Banjar berhasil memboyong 7 medali; 5 emas, 1 perak dan 1 perunggu dengan bercokol di peringkat ke-3. Dua emas disumbangkan oleh Gusti Novaringga di kelas Lead Youth A Putra dan Boulder Youth A Putra.
Dua emas lainnya oleh Muhammad Khaikal Azni di kelas Lead Yunior Putra dan Boulder Yunior Putra l. Sementara Gusti Aulia Churin’in Sania meraih satu emas di kelas Speed World Record (WR) Youth B Putri dan perak di kelas Boulder Youth B Putri. Sedangkan Herry Setiawan atau Kiwil ikut menyumbangkan 1 perunggu di kelas Boulder Senior Putra.
Kepala Seksi Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Banjar, Yudhi mengatakan FPTI Banjar merasa sangat bangga atas prestasi yang diraih di Kejurprov FPTI Kalsel. Harapannya, pada 28 Juli sampai 4 Agustus, mereka mewakili Kalsel pada Kejurnas Kelompok Umur (KU) XIV.
Kejurnas Panjat Tebing KU XIV sendiri Kalsel sebagai tuan rumah yang akan digelar di Kabupaten Tanah Laut. Terkait siapa yang bakal, pihaknya masih menunggu FPTI Kalsel siapa saja atlet panjat tebing dari Kabupaten Banjar yang mewakili Kalsel di Kejurnas.
“Dalam Kejurnas nanti ada juga diselipi seleksi untuk Pra-PON, cuma untuk Pra-PON kita belum bisa komentar karena fokus ke Kejurnas dulu,” ucap Yudhi.
Sementara Pelatih Panjat Tebing Kabupaten Banjar Gusti Bahtiar mengungkapkan, dirinya saat ini fokus mempersiapkan secara intensif untuk Kejurnas. Polanya, dibuat jadwal. Kebetulan ada yang pulang sekolah, jadi sore sampai malam. Dan di rumah ada (dinding panjat) indoor. Untuk latihan dinding tinggi ke Martapura di dinding Demang Lehman.

BACA JUGA :  Apresiasi Pelaksaan Nanang Galuh Banjar

Baca Juga