Jumat, Februari 27, 2026
BerandaRantauBunda Literasi Tapin Buka Pelatihan Read Aloud, Dorong Budaya Membaca Sejak Usia...

Bunda Literasi Tapin Buka Pelatihan Read Aloud, Dorong Budaya Membaca Sejak Usia Dini

headline9.com, RANTAU – Bunda Literasi Tapin Hj. Faridah menegaskan komitmen memperkuat budaya literasi di Kabupaten Tapin saat membuka Pelatihan Membaca Nyaring (Read Aloud) untuk guru dan anak didik TK Negeri Pembina serta TK Dharma Wanita, Senin (1/12/2025). Kegiatan yang menghadirkan Tim Read Aloud Provinsi Kalimantan Selatan tersebut berlangsung interaktif dan disambut antusias para peserta.

Sejak pagi, guru dan anak-anak terlihat aktif mengikuti rangkaian pelatihan yang dikemas dengan metode belajar menyenangkan. Dalam sambutan pembuka, Hj. Faridah menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh peserta yang berkomitmen mendukung penguatan literasi usia dini.

“Saya berterima kasih kepada Tim Read Aloud Provinsi Kalsel yang berkenan menjadi narasumber, dan kepada para guru serta anak didik yang aktif mengikuti kegiatan hari ini,” ujar Bunda Literasi Tapin.

BACA JUGA :  Bupati Tapin Hadiri Sarasehan Kebangsaan, Tegaskan Komitmen Jaga Nilai Pancasila

Hj. Faridah menjelaskan bahwa metode membaca nyaring tidak hanya berfungsi menyampaikan isi cerita, tetapi juga mempererat kedekatan emosional antara pendidik dan anak. Metode ini, katanya, mampu memperkaya kosakata, menumbuhkan imajinasi, serta meningkatkan kemampuan memahami bacaan.

“Read Aloud sangat relevan diterapkan di sekolah, perpustakaan, taman baca masyarakat, hingga di lingkungan keluarga,” jelasnya.

Ia menegaskan pentingnya membangun kebiasaan membaca sejak usia dini agar anak-anak terbiasa menyerap informasi dengan baik dan mampu memilah pengetahuan yang mereka terima di masa mendatang.

Hj. Faridah berharap pelatihan ini menjadi momen bagi guru untuk menambah wawasan dan keterampilan dalam menyajikan kegiatan membaca yang menarik, kreatif, dan interaktif.

“Jadikan pelatihan ini momentum berbagi pengalaman dan berinovasi untuk menumbuhkan kegemaran membaca di lingkungan kita masing-masing,” pesannya.

BACA JUGA :  Pemkab Tapin Imbau Pedagang Tidak Timbun Barang Jelang Ramadan

Bunda Literasi Tapin juga mengingatkan bahwa penguatan literasi tidak bisa dilakukan hanya oleh satu pihak. Diperlukan kerja sama antara orang tua, sekolah, pemerintah, dan komunitas literasi untuk memastikan minat baca anak berkembang lebih kuat dan merata.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tapin beserta jajaran, yang menyebut pelatihan Read Aloud sebagai langkah konkret Pemkab Tapin dalam memperkuat literasi dasar di jenjang PAUD.

Mengakhiri sambutan, Hj. Faridah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Semoga pelatihan ini membawa manfaat besar dan menjadi langkah nyata menuju masyarakat Tapin yang gemar membaca,” tutupnya.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular