Headline9.com, BALANGAN – Kabupaten Balangan kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Lomba Balogo Regional Kalimantan Tahun 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala, pada 24–25/01/2026.
Dalam kejuaraan tersebut, Kabupaten Balangan berhasil meraih prestasi gemilang pada kategori putra dan putri. Capaian ini menunjukkan konsistensi Balangan dalam pembinaan olahraga tradisional, khususnya permainan Balogo yang merupakan warisan budaya Banua.
Pada kategori putri, Tim Putri Langkar Kabupaten Balangan berhasil meraih Juara I. Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Kabupaten Balangan sebagai Juara Umum Bergilir se-Kalimantan Selatan, mengungguli peserta dari berbagai kabupaten/kota lainnya.
Sementara itu, pada kategori putra, Kabupaten Balangan juga menunjukkan performa yang membanggakan. Tim Yudhisthira berhasil meraih Juara II, sedangkan Tim Ultim menyusul dengan meraih Juara III, sehingga memperkuat posisi Balangan sebagai salah satu daerah unggulan dalam olahraga Balogo.
Lomba Balogo Regional Kalimantan 2026 dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kabupaten Barito Kuala dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah se-Kalimantan Selatan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana silaturahmi serta pelestarian olahraga tradisional daerah.
Bendahara GOBI Kabupaten Balangan, Abdi Farhani, yang turut hadir pada kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas capaian para atlet.
“Prestasi yang diraih atlet Balogo Kabupaten Balangan merupakan hasil kerja keras, kekompakan tim, serta pembinaan yang berkesinambungan,” ujarnya.
Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan olahraga tradisional.
“Kami berharap Balogo semakin diminati generasi muda dan Kabupaten Balangan dapat terus berprestasi di tingkat regional maupun nasional,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Balangan melalui dinas terkait turut memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan official yang telah berjuang mengharumkan nama daerah, serta berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan olahraga tradisional sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal.
















