Kamis, Februari 5, 2026
BerandaBanjarDua Tahun, Lantai Dua Pasar Kindai Limpuar Gambut Tak Laku Disewa

Dua Tahun, Lantai Dua Pasar Kindai Limpuar Gambut Tak Laku Disewa

Headline9.com, MARTAPURA – Bagian lantai dua pasar tradisional Kindai Limpuar, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, sebelumnya sempat direvitalisasi pada 2023 lalu. Namun, daya tariknya dalam dua tahun terakhir ini belum begitu menggiurkan bagi calon pebisnis dan pedagang.

Muncul pertanyaan, apakah harga sewanya terlalu mahal atau malah tempatnya tak representatif untuk dijadikan bisnis dan berdagang. Bangunan itu padahal berada tepat di Jalan Ahmad Yani, Km 14,8, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Sebelum dilakukan revitalisasi, bagian lantai dua tersebut memang tidak terawat dan memunculkan kesan seram, lantaran aset bangunan milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Bauntung Batuah Kabupaten Banjar tersebut sudah banyak yang lapuk serta termakan usia.

Saking tak lakunya bagian lantai dua itu sempat dilakukan relaksasi berupa gratis sewa tiga bulan. Bahkan, bangunan itu juga pernah disulap untuk bisa dimanfaatkan sebagai acara keagamaan, pernikahan serta aula kegiatan resmi lainnya. Upaya ini agar aset tersebut cepat laku disewakan.

BACA JUGA :  H Saidi Resmikan Pondok Penghafal Alquran

“Bukan tidak laku atau sepi peminat. Kemarin ada calonnya tapi mundur entah apa alasannya, secara komunikasi juga sudah tidak ada lagi,” kata Manager Area III Perumda Pasar Bauntung Batuah Kabupaten Banjar, Denny Perdana, pada Rabu (4/2/2026).

Ia mengakui mulai tahun 2023 atau pasca revitalisasi hingga 2025 memang bagian lantai dua pasar tradisional Kindai Limpuar tak pernah ada yang menyewa. Akan tetapi, dirinya menepis jika bangunan itu tak laku. “Sebenarnya skema untuk sewa di lantai dua itu kan tidak bisa langsung ditempati, melainkan harus dibangun dulu (sekat) ruangan baru,” kata Denny Perdana.

Sementara untuk biaya penyekatan dibebankan ke calon pedagang atau pebisnis. “Memang seperti itu, tidak semuanya. Tapi bisa saja dibicarakan dulu mampunya berapa lalu disesuaikan,” bebernya.

BACA JUGA :  Jelang Pemilihan Ketua, PMI Banjar Kunjungi Wakil Bupati

Dirinya menjelaskan bahwa sebelumnya sempat ada calon pedagang untuk mengisi bagian lantai dua, dipertengahan justru batal. “Yang mau mengisi tempat itu warung prasmanan dan ada juga calonnya untuk membuka kopi jadul. Sempat ada pertemuan 1 kali di kantor pusat di Martapura dan 3 kali di Unit Area III, setelah itu tidak ada lagi kelanjutannya,” paparnya. Mengenai tarif yang diberlakukan, kebijakannya ada di pusat.

“Kalau terkait hal tersebut semua kebijakan ada di kantor pusat. Yang jelas, kami sudah menjalankan arahan dan berupaya supaya lantai dua dapat dimanfaatkan sebagai langkah memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.

Ditanya lagi, apakah Perumda Pasar Bauntung Batuah menargetkan bagian lantai dua bisa segera terisi? Dia berkata, “tidak ada target. Yang penting, promosi terus kami laksanakan,” tutupnya.

Reporter: Riswan | Editor: Nasrullah

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular