Rabu, Februari 11, 2026
BerandaKalselTransportasi Kalsel Catat Capaian Strategis, Dari Bus Tayo hingga Penerbangan Internasional

Transportasi Kalsel Catat Capaian Strategis, Dari Bus Tayo hingga Penerbangan Internasional

headline9.com, Banjarmasin – Sektor transportasi Kalimantan Selatan terus menunjukkan perkembangan positif melalui berbagai inovasi dan capaian strategis yang digulirkan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan. Sejumlah program tidak hanya mendapat apresiasi di tingkat daerah, tetapi juga pengakuan nasional, mulai dari pengelolaan angkutan massal hingga kesiapan menyambut kembali penerbangan internasional.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan, M. Fitri Hernadi, menyampaikan bahwa sepanjang 2024 hingga 2025 pihaknya mencatat sejumlah pencapaian penting dalam pengembangan sektor perhubungan.

“Alhamdulillah, sektor perhubungan Kalsel mendapatkan banyak apresiasi, salah satunya penghargaan nasional dari Kementerian Perhubungan atas layanan Buy The Service (BTS) atau Bus Tayo yang dinilai sebagai salah satu layanan terbaik di Indonesia,” ujar Fitri di Banjarmasin, Senin (22/9/2025).

Ia mengungkapkan, tingkat keterisian penumpang atau loading factor layanan BTS Kalsel saat ini telah mencapai 104 persen. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap angkutan umum, sekaligus menjadi indikator perlunya penambahan armada dan perluasan jangkauan layanan ke depan.

BACA JUGA :  Disambut di Kediaman, Paman Birin Bersama Ulama Menuju Haul Datu Kalampayan

Selain transportasi darat, sektor transportasi udara di Kalimantan Selatan juga mengalami kemajuan signifikan. Bandara Internasional Syamsudin Noor kini kembali menyandang status sebagai bandara internasional setelah melalui proses koordinasi dan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kementerian Perhubungan, serta PT Angkasa Pura.

“Insya Allah pada 20 Oktober mendatang, penerbangan internasional perdana akan diluncurkan oleh maskapai AirAsia. Kami berharap ini menjadi pintu masuk bagi maskapai internasional lainnya untuk membuka rute ke Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Di sektor perkeretaapian, Dishub Kalsel juga telah menyiapkan seluruh tahapan perencanaan sejak 2016. Mulai dari pra studi kelayakan (pra-FS), studi kelayakan (FS), hingga dokumen perencanaan desain dan pembiayaan telah diselesaikan.

“Kami sudah menyiapkan trase kereta api yang membentang dari Tabalong hingga Marabahan. Seluruh data kajian teknis, struktur, dan kelayakan sudah tersedia,” ungkap Fitri.

BACA JUGA :  Kominfo Kalsel Terima Kunjungan Tim Asesor BSSN RI, Nilai Keamanan Sandi dan Siber

Meski pembangunan fisik kereta api masih menunggu keputusan pemerintah pusat, ia menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk berkolaborasi apabila proyek tersebut masuk dalam agenda nasional. Termasuk apabila pengembangan jaringan kereta api Trans Kalimantan dan konektivitas menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) direalisasikan.

“Jika jalur Trans Kalimantan terealisasi, tentu akan melewati Kalimantan Selatan. Masyarakat pasti akan sangat antusias apabila layanan kereta api hadir sebagai pelengkap transportasi darat yang terus kami tingkatkan,” katanya.

Dengan berbagai langkah dan capaian tersebut, Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya dalam mewujudkan sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan inklusif. Kalimantan Selatan diharapkan tidak hanya semakin terkoneksi secara internal, tetapi juga mampu menjadi simpul strategis pergerakan regional Kalimantan dan Indonesia bagian tengah.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular