headline9.com, Banjarbaru – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh perbedaan antara flu biasa dan super flu atau influenza, karena keduanya memiliki tingkat keparahan yang berbeda dan berisiko menimbulkan komplikasi apabila tidak ditangani dengan tepat.
Pihak RSD Idaman menjelaskan, influenza umumnya ditandai dengan demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, serta kelelahan berat. Kondisi ini dinilai lebih berbahaya, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis.
“Gejala influenza perlu dikenali sejak dini, dilakukan penanganan awal di rumah, serta dicegah penularannya dengan menjaga kebersihan dan melakukan vaksinasi influenza tahunan. Jika keluhan tidak membaik atau semakin berat, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan,” tulis Humas RSD Idaman Kota Banjarbaru.
Dijelaskan, super flu atau influenza merupakan penyakit infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan dan disebabkan oleh virus influenza. Sementara flu biasa dapat disebabkan oleh berbagai jenis virus selain influenza. Perbedaan inilah yang membuat influenza cenderung lebih berat dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius.
Adapun gejala influenza yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi sekitar 38 derajat Celsius atau lebih, kelelahan ekstrem, sakit kepala, nyeri otot, serta keluhan pada rongga mulut seperti sariawan. Pada sebagian kasus, gejala dapat berkembang menjadi lebih serius.
RSD Idaman mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri ke dokter apabila gejala tidak membaik dalam waktu tiga hingga empat hari, atau apabila muncul tanda bahaya seperti kesulitan bernapas, dada terasa berat, maupun nyeri dada.
Kelompok yang berisiko tinggi mengalami komplikasi influenza meliputi anak-anak di bawah usia lima tahun, lansia di atas 65 tahun, ibu hamil, penderita penyakit kronis, serta individu dengan sistem imun lemah.
Untuk penanganan awal di rumah, RSD Idaman menyarankan penderita influenza agar beristirahat cukup, memperbanyak konsumsi cairan, serta menggunakan obat pereda gejala seperti paracetamol atau ibuprofen sesuai anjuran.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan masker saat berinteraksi, menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit, mencuci tangan dengan sabun secara rutin, serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan penularan influenza.
















