headline9.com, RANTAU – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tapin mencatat capaian positif dalam merealisasikan program prioritas Bupati Tapin Yamani dan Wakil Bupati Tapin Juanda sepanjang 2025.
Ketua BAZNAS Tapin Noor Ipansyah mengungkapkan salah satu program unggulan yang terealisasi optimal adalah jaminan kesehatan gratis bagi masyarakat. Melalui program tersebut, warga cukup menunjukkan KTP untuk berobat di puskesmas maupun RSUD Datu Sanggul.
Untuk mendukung program itu, BAZNAS Tapin menerima hibah anggaran Rp2,3 miliar dengan realisasi Rp2.217.700.231 atau sekitar 96 persen. Program tersebut telah dimanfaatkan 3.164 warga.
“Alhamdulillah, program jaminan kesehatan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya warga kurang mampu,” ujarnya.
Selain sektor kesehatan, BAZNAS juga mendukung peningkatan kesejahteraan ASN dan non-ASN, khususnya guru pesantren, sebagai bagian dari penguatan pendidikan keagamaan.
Di bidang pendidikan, BAZNAS merealisasikan beasiswa santri berprestasi untuk melanjutkan studi ke luar negeri, seperti ke Hadramaut dan kawasan Timur Tengah. Program Satu Sarjana Satu Desa juga berjalan maksimal dengan anggaran Rp675 juta dan capaian 100 persen, menjangkau 135 mahasiswa dari 135 desa dan kelurahan di Tapin.
Program prioritas lain mencakup bantuan keagamaan, seperti bantuan masjid, insentif guru mengaji, guru TKA/TPA, serta kaum marbot. Insentif guru mengaji dianggarkan Rp549,4 juta dan terealisasi 100 persen untuk 625 penerima. Insentif kaum marbot sebesar Rp177 juta juga terealisasi penuh untuk 177 orang.
Untuk bantuan masjid, dianggarkan Rp8,25 miliar dan direalisasikan kepada 33 masjid dengan nilai Rp200 juta per masjid. Sejumlah masjid juga menerima tambahan bantuan melalui skema hibah.
Program listrik gratis untuk tempat ibadah turut direalisasikan dengan anggaran Rp391.934.625 dan capaian 100 persen. Dari total 489 tempat ibadah, pembayaran listrik telah menjangkau 409 lokasi.
“Kendalanya masih ada tempat ibadah yang belum pascabayar dan sebagian masih menggunakan sistem token. Kami sudah mengupayakan proses pascabayar, namun PLN belum bisa menjangkau semuanya. Insyaallah tahun ini akan kembali kami upayakan,” jelas Noor Ipansyah.
Ia menegaskan seluruh program prioritas yang berjalan baik tersebut akan dilanjutkan pada 2026 sebagai bentuk komitmen BAZNAS Tapin dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tapin.
“BAZNAS siap bersinergi dan melanjutkan program-program prioritas demi kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Tapin,” pungkasnya.

