BerandaBanjarbaruDialog Kebijakan Publik Bahas Pencegahan Perkawinan Anak di Banjarbaru

Dialog Kebijakan Publik Bahas Pencegahan Perkawinan Anak di Banjarbaru

headline9.com, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan perkawinan anak di bawah usia 19 tahun melalui Dialog Kebijakan Publik 1 yang digelar oleh Basa Kalimantan Wiki di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Pangeran Samudera lantai 2 tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada pemenang Lomba Beropini Perkawinan Anak di Bawah 19 Tahun. Dialog ini menjadi ruang strategis untuk membahas berbagai faktor yang masih menyebabkan tingginya angka dispensasi nikah, sekaligus memperkuat peran edukasi keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam mencegah pernikahan dini.

Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby yang diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik Marhain Rahman dalam sambutannya menyampaikan harapan agar dialog kebijakan tersebut mampu menggali akar persoalan secara komprehensif.

BACA JUGA :  PTAM Intan Banjar: Penghargaan Eco Office 2023 Berkat Kepedulian Lingkungan

“Melalui dialog ini, saya berharap kita bisa membedah apa yang membuat angka dispensasi nikah masih tinggi, bagaimana peran edukasi di tingkat keluarga dan sekolah, serta bagaimana kebijakan kita dapat mempersempit ruang terjadinya pernikahan dini tanpa mengesampingkan hukum agama dan norma yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk turut berperan aktif membantu pemerintah sebagai jembatan edukasi kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan pemahaman mengenai dampak sosial, kesehatan, dan masa depan anak akibat perkawinan di usia dini.

Selain itu, Marhain Rahman menekankan pentingnya sinergi lintas sektor di lingkungan pemerintah daerah. Seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah diminta memastikan kebijakan yang diambil berjalan selaras, mulai dari kemudahan akses pendidikan hingga penguatan layanan konseling bagi remaja.

BACA JUGA :  Sambut Hari Jadi ke-25 DPRD Banjarbaru Gelar Paripurna

“Pencegahan pernikahan dini hanya dapat berhasil secara optimal apabila dilaksanakan bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat, dengan kebijakan yang saling mendukung dan berkelanjutan,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Beropini Perkawinan Anak di Bawah 19 Tahun sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian dan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menyuarakan pandangan kritis dan solutif terkait isu perkawinan anak.

Melalui dialog kebijakan ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap dapat merumuskan langkah konkret dan kolaboratif untuk menekan angka perkawinan anak, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang sehat, berpendidikan, dan berdaya saing menuju Banjarbaru Emas.

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular