headline9.com, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby memilih tidak menggelar open house resmi pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026), dan menggantinya dengan silaturahmi sederhana di rumah dinas.
Keputusan tersebut selaras dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang mengimbau kepala daerah merayakan Idulfitri secara sederhana tanpa kegiatan berlebihan.
Meski tanpa agenda resmi, suasana Lebaran tetap berlangsung hangat. Wali kota menerima kunjungan rombongan Yayasan Tuna Netra Nusantara yang dipimpin Sigit.
Rombongan yang datang menggunakan angkutan umum tersebut disambut langsung di ruang tamu rumah dinas. Pertemuan berlangsung akrab dan penuh kehangatan, dengan suasana kekeluargaan yang terasa kuat.
Dalam kesempatan itu, Erna Lisa Halaby menyampaikan permohonan maaf sekaligus rasa hormat kepada para tamu.
“Seharusnya saya yang datang ke tempat Bapak dan Ibu sekalian,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan penyandang disabilitas di Banjarbaru.
Menurutnya, perhatian terhadap kelompok disabilitas telah dilakukan sejak dirinya masih bertugas di bidang kesejahteraan sosial, dan kini dapat dioptimalkan melalui kewenangan sebagai kepala daerah.
“Kita ingin kebijakan yang hadir untuk semua. Tidak boleh ada yang tertinggal, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” tegasnya.
Dalam pertemuan tersebut, pihak yayasan juga mengundang wali kota untuk menghadiri kegiatan pengajian rutin bulanan. Undangan tersebut disambut positif.
“Insya Allah saya akan datang. Saya ingin hadir bukan hanya sebagai wali kota, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar,” ucapnya.
Pertemuan ditutup dengan suasana hangat, di mana wali kota mengantar langsung rombongan hingga ke depan rumah dinas dan menyalami satu per satu tamu sebelum kembali.
Momentum Idulfitri yang sederhana tersebut justru menegaskan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi inti perayaan di Kota Banjarbaru.






