BerandaRSDINakes RSD Idaman Banjarbaru Raih Terbaik 1 Workshop EVOC di RSUD dr....

Nakes RSD Idaman Banjarbaru Raih Terbaik 1 Workshop EVOC di RSUD dr. Soetomo

headline9.com, BANJARBARU – Seorang tenaga kesehatan RSD Idaman Banjarbaru, Gusti Akhmad Ratomi, S.Kep., Ns, meraih predikat Terbaik 1 dalam Pendidikan dan Pelatihan Workshop Emergency Vehicle Operator Course (EVOC). Ajang itu diselenggarakan di RSUD dr. Soetomo pada 10-12 April 2026.

Tomi, sapaan akrabnya, bersaing dengan peserta dari berbagai daerah. EVOC merupakan program pelatihan yang fokus pada peningkatan kompetensi pengemudi kendaraan darurat, khususnya ambulans. Tujuannya agar mereka mampu memberikan pelayanan cepat, aman, dan profesional dalam situasi kegawatdaruratan.

Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr Danny Indrawardhana, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya. Ia berharap prestasi ini bisa memicu peningkatan kualitas layanan ambulans di RSD Idaman.

“Dengan prestasi ini, kami berharap layanan ambulans di RSD Idaman dapat menjadi yang terbaik, akuntabel, serta mampu memberikan kontribusi besar bagi keselamatan dan kenyamanan pasien,” ujarnya.

Danny menjelaskan, saat ini layanan ambulans di RSD Idaman dijalankan melalui metode outsourcing. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan regulasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.

BACA JUGA :  RSD Idaman Laksanakan Survei Simulasi Akreditasi

“Semoga dengan prestasi ini, di mana Tomi sebagai leader di unit ini, dapat semakin memperkuat pondasi layanan ambulans kami,” tambahnya.

Pantauan di lokasi, RSD Idaman Banjarbaru memang sedang gencar meningkatkan standar pelayanan kegawatdaruratan. Tomi yang sehari-hari bertugas mengoordinasikan unit ambulans, kini mendapat pengakuan nasional.

Pelatihan EVOC di RSUD dr. Soetomo tidak hanya menguji kemampuan mengemudi, tapi juga pengetahuan teknik evakuasi pasien, komunikasi darurat, serta manajemen stres di jalan raya. Tomi unggul di semua kategori.

Ia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada pihak rumah sakit yang memfasilitasi keikutsertaannya.

“Ini bukan hanya prestasi pribadi, tapi juga bukti bahwa tenaga kesehatan RSD Idaman bisa bersaing. Saya akan terus tingkatkan pelayanan,” ujar Tomi seusai pengumuman pemenang.

Sebelumnya, RSD Idaman Banjarbaru juga telah meraih sektor positif lain, seperti edukasi DBD dan penanganan pasien haji. Namun prestasi di bidang kendaraan darurat ini pertama kalinya diraih.

BACA JUGA :  Sambut Hari Jadi ke-26 Kota Banjarbaru,RSD Idaman Gelar Khitanan Massal

Tomi bekerja di RSD Idaman sejak dua tahun lalu. Setiap hari ia memastikan ambulans siap beroperasi 24 jam, termasuk mengecek kelengkapan alat dan kesiapan sopir.

Dengan status outsourcing, Tomi membuktikan tenaga kontrak pun bisa berprestasi. dr Danny mengaku tidak memandang status kepegawaian dalam memberikan kesempatan pengembangan diri.

“Yang penting kompetensi dan dedikasi. Tomi contoh nyata,” kata Danny.

Ke depan, RSD Idaman berencana mengirim lebih banyak tenaga ke pelatihan serupa. Juga akan mengevaluasi standar prosedur ambulans berdasarkan materi EVOC yang sudah dipelajari Tomi.

Prestasi ini diharapkan memotivasi nakes lain. Apalagi RSD Idaman melayani pasien rujukan dari berbagai kabupaten di Kalimantan Selatan. Ambulans yang cepat dan aman sangat menentukan keselamatan pasien kritis.

Tomi menutup perbincangan dengan pesan singkat: “Terus belajar, jangan pernah puas. Nyawa pasien tergantung dari kecepatan dan ketepatan kita di jalan.”

- Advertisment -
RELATED ARTICLES
- Advertisment -
headline9
- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular