PDI Perjuangan Banjar Terima Pendaftar 7 Bakal Calon Bupati dan Wakil

HEADLINE9.COM, MARTAPURA – Markas PDI Perjuangan, Sungai Kacang Jalan Sekumpul Ujung kemarin sangat sibuk. Sehari, empat bakal calon memasukkan berkas lamaran ke partai moncong putih tersebut. Sejak dibuka sampai terakhir, berhasil menjaring 7 bakal calon bupati dan wakil bupati Banjar.
Gusti Sulaiman Razak, pengusaha dan adik kandung Bupati Banjar dua periode Pangeran Khairul Saleh lebih awal memasukkan berkas pendaftaran. Disusul oleh Kepala Dinas Koperasi UMKM Banjar Mada Teruna. Sehari sebelum penutupan, Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur menyampaikan berkas lamaran. Ini penampilan perdana Saidi di publik untuk urusan politik . Selama ini dia dikenal irit bicara pencalonannya.
Sedangkan hari terakhir dimulai oleh Andin Sofyanoor. Politikus Golkar dan wakil rakyat 3 periode di DPRD Banjar bersama rombongan mengembalikan berkas lebih awal. Setelah penyerahan, Andin langsung mengundang seluruh pekerja media dan pengurus PDI P santap siang bersama.
Selamatan juga digelar di rumah pribadi H Akhmad Rifani usai salat Jumat. Setelah itu, baru berangkat membawa berkas formulir untuk menjadi calon Bupati Banjar. dua sosok yang paling mengejutkan, yaitu Akhmad Syarif dan Ferryansyah. Kedua tokoh Banjar ini memasukkan berkas hanya mengincar posisi Wakil Bupati Banjar.
Lantas apa tanggapan Ketua PDIP Banjar, Fahrani banyaknya kandidat melamar ke PDI Perjuangan.”Kami bangga, PDI P diperhatikan oleh kandidat. Banyak kejutan yang kami saksikan. Selanjutnya kita tunggu beberapa bulan ke depan,” ungkapnya.
PDI Perjuangan tetap melakukan survei. Siapa yang paling bagus suaranya bisa mendapatkan kesempatan diusung oleh PDI Perjuangan. Calon yang masuk 3 besar akan diundang wawancara ke DPP PDI Perjuangan. Rata-rata bakal calon yang datang adalah sosok muda, energik, dan punya visi dan misi untuk Banjar.
Setelah memasukkan lamaran ke PDIP, Andin Sofyanoor tetap berharap partai Golkar, tempat dia bernaung selama ini memberikan dukungan untuk maju di Pilkada Banjar. dirinya terus membuka komunikasi dengan beberapa partai seperti Demokrat, PPP, dan PKB.
“Pilkada tahun mendatang semua partai harus berkolaborasi. Karena tidak ada partai tunggal yang bisa mencalonkan satu pasangan calon,” pungkasnya.